Dampak Pencemaran Laut, Garam Kini Mengandung Mikroplastik

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 06 September 2018 | 15:15 WIB
Dampak Pencemaran Laut, Garam Kini Mengandung Mikroplastik
Dampak pencemaran laut oleh sampah plastik berpengaruh terhadap garam dapur yang kini mengandung mikroplastik. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi dari Indian Institute of Technology, India, menemukan adanya kandungan mikroplastik pada beberapa merek garam di negara tersebut akibat dampak pencemaran laut.

Mikroplastik adalah potongan-potongan super kecil dari plastik yang berdiameter kurang dari 5 milimeter. Mikroplastik biasanya terbentuk oleh degradasi bertahap produk limbah plastik di lingkungan, terutama di laut.

Sebanyak 63,76 mikrogram (atau 0,063 miligram) mikroplastik ditemukan per kilogram pada garam yang diuji.

Studi ini menyatakan bahwa 63 persen partikel mikroplastik ada dalam bentuk fragmen dan 37 persennya dalam bentuk serat.

Penelitian yang berjudul "Kontaminasi Garam Laut India dengan Mikroplastik dan Potensi Strategi Pencegahannya" ini ditulis oleh Profesor Amritanshu Shriwastav dan Chandan Krishna Seth dari CESE.

"India termasuk di antara tiga produsen garam terbesar untuk konsumsi domestik serta keperluan industri. Oleh karena itu penelitian diperlukan dan sekarang telah mendukung wacana global tentang meningkatnya kehadiran mikroplastik dalam rantai makanan kita," kata Profesor Shriwastav, dikutip dari Indian Express.

Meski begitu, belum ada studi yang menghubungkan peningkatan konsumsi mikroplastik pada garam dengan masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Hanya saja, studi ini membuktikan bahwa pencemaran laut sudah mulai memengaruhi hidup manusia.

Profesor Shriwastav juga mengklaim bahwa sekitar 85 persen dari mikroplastik, menurut beratnya, dapat dihilangkan dengan menggunakan teknik penyaringan pasir yang sederhana. Namun pencegahan utama adalah dengan tidak membuang limbah plastik ke laut dan mencegah pencemaran laut.

Penelitian ini diterbitkan pada 25 Agustus di jurnal Environmental Science and Pollution Research.

Karena itu, cegah pencemaran laut dengan tidak membuang limbah plastik di laut jika tak ingin garam dapur Anda mengandung mikroplastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sarung Tangan Keren H&M Ini Ternyata Dibuat dari Sampah Plastik

Sarung Tangan Keren H&M Ini Ternyata Dibuat dari Sampah Plastik

Lifestyle | Senin, 27 Agustus 2018 | 16:34 WIB

Wadah Makan Plastik Buruk Bagi Perkembangan Motorik Anak

Wadah Makan Plastik Buruk Bagi Perkembangan Motorik Anak

Health | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 21:54 WIB

3 Bahaya Penggunaan Plastik untuk Wadah Makanan bagi Manusia

3 Bahaya Penggunaan Plastik untuk Wadah Makanan bagi Manusia

Health | Kamis, 23 Agustus 2018 | 01:00 WIB

Wajah Cantik Penuh Kerut? Bisa Jadi Akibat Sedotan Plastik

Wajah Cantik Penuh Kerut? Bisa Jadi Akibat Sedotan Plastik

Health | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 21:00 WIB

Duh Senyawa pada Plastik Bisa Bikin Mr P Kecil

Duh Senyawa pada Plastik Bisa Bikin Mr P Kecil

Health | Sabtu, 28 Juli 2018 | 15:54 WIB

Teruji Sudah: Plastik Bisa Didaur Ulang Tak Terbatas

Teruji Sudah: Plastik Bisa Didaur Ulang Tak Terbatas

Tekno | Kamis, 31 Mei 2018 | 14:53 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB