Dampak Pernikahan Dini, Bisa Picu Kanker Serviks Sampai Stunting

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Sabtu, 08 September 2018 | 20:00 WIB
Dampak Pernikahan Dini, Bisa Picu Kanker Serviks Sampai Stunting
Dampak kesehatan akibat pernikahan dini sangat beragam. (Shutterstock)

Suara.com - Pernikahan dini kembali menghebohkan Indonesia, seorang siswa sekolah dasar berusia 13 tahun dengan inisial RK dilaporkan menikahi siswi SMK berinisial MA yang terpaut empat tahun diatasnya.

Banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya pernikahan di bawah umur, mulai dari pengaruh adat istiadat hingga suka sama suka. Namun tentu saja karena terjadi di bawah umur, akan ada dampak kesehatan yang muncul akibat pernikahan dini.

Salah satu risikonya adalah kanker serviks. Ya, disampaikan dokter sub-spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi dari RSCM Jakarta, Prof. dr. Andrijono, pernikahan dini dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada pihak perempuan.

"Salah satu teorinya kalau menikah dengan usia yang masih muda sekali itu rentan terkena kanker serviks. Alasannya usia serviks masih terlalu muda sehingga mudah dipenetrasi oleh virus," ujar dr Andrijono pada Suara.com belum lama ini.

Seperti diketahui kanker serviks terjadi karena penularan virus HPV melalui hubungan seks. Dari 100 jenis tipe virus HPV, Prof Andrijono mengatakan bahwa HPV tipe 16, 18 dan 52 yang paling sering menyebabkan kanker serviks. Biasanya virus ini ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderita.

"Tanpa pernikahan dini prevalensi kanker serviks juga sudah tinggi apalagi jika ditambah banyaknya pernikahan di bawah umur. Sehingga kita setuju kalau pemerintah menaikkan batas usia pernikahan menjadi 17 tahun," tambah dia.

Sementara itu di sisi lain, dokter spesialis anak Dr dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi menuturkan jika pernikahan dini di usia anak-anak juga bisa memicu calon buah hati mereka terlahir stunting. Padahal Indonesia sedang gencar-gencarnya memerangi stunting lewat intervensi perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.

"Kalau remaja dia sudah hamil maka janinnya berisiko akan kurang gizi, kurang iodium, anemia dan pendidikan rendah. Kalau siklus ini tidak dihentikan maka 30 persen generasi kita akan jelek" ujar Soedjatmiko.

Ia menambahkan, kalau saat balita tubuhnya pendek, maka saat remaja, tinggi anak tersebut juga cenderung pendek. Maka pada usia lanjut akan berisiko pula mengidap penyakit metabolik, jantung, obesitas, diabetes, hipertensi seperti siklus yang tiada habisnya.

Itulah dampak pernikahan dini dari sisi kesehatan, mulai dari kanker serviks hingga stunting yang bisa dicegah dengan mencegah terjadinya pernikahan dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikah Beda Usia yang Terlalu Jauh di Mata Psikolog

Nikah Beda Usia yang Terlalu Jauh di Mata Psikolog

Lifestyle | Jum'at, 07 September 2018 | 08:00 WIB

Stunting Akibat Kekurangan Gizi Tak Hanya Dirasakan Orang Miskin

Stunting Akibat Kekurangan Gizi Tak Hanya Dirasakan Orang Miskin

Bisnis | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:58 WIB

Anak Tidur Terlalu Malam Berisiko Stunting, Kok Bisa?

Anak Tidur Terlalu Malam Berisiko Stunting, Kok Bisa?

Health | Kamis, 19 Juli 2018 | 10:50 WIB

Berat Badan Bayi Terus Turun, Waspadai Risiko Stunting

Berat Badan Bayi Terus Turun, Waspadai Risiko Stunting

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 23:00 WIB

Tubuh Pendek Tak Selalu Stunting, Lantas Bagaimana Mengenalinya?

Tubuh Pendek Tak Selalu Stunting, Lantas Bagaimana Mengenalinya?

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 17:47 WIB

Terkini

Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin vs Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Mengeringkan Rambut dengan Kipas Angin vs Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Film Gundam SEED FREEDOM ZERO Tayang 2027, Shinn Asuka Jadi Tokoh Utama

Film Gundam SEED FREEDOM ZERO Tayang 2027, Shinn Asuka Jadi Tokoh Utama

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:00 WIB

6 Cara Membedakan Sabun Kojie San Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga

6 Cara Membedakan Sabun Kojie San Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:27 WIB

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:06 WIB

×