Jangan Abaikan Luka Dicakar Kucing, Bisa Sebabkan Penyakit Ini

Silfa Humairah Utami

Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WIB
Jangan Abaikan Luka Dicakar Kucing, Bisa Sebabkan Penyakit Ini
Jangan abaikan saat Anda dicakar kucing. (shutterstock)

benjolan atau lepuhan bekas tempat gigitan atau dicakar kucing 
kelenjar getah bening yang membengkak di tempat gigitan atau dicakar kucing yang biasanya terjadi 1-3 minggu
kelelahan
sakit kepala
demam ringan
pegal-pegal

Gejala yang kurang umum meliputi:

hilang nafsu makan
berat badan menurun
sakit tenggorokan

Gejala yang langka dapat dikaitkan dengan versi yang lebih parah dari penyakit ini. Gejala-gejala ini termasuk:

sakit punggung
sakit perut
nyeri sendi
ruam
demam berkepanjangan
Benjolan atau lepuhan dapat terjadi pada kulit di lokasi infeksi 3-10 hari setelah terpapar. Gejala lain, seperti kelenjar getah bening yang membengkak, mungkin tidak terjadi selama beberapa hari atau minggu. Kelenjar getah bening yang membengkak biasanya terjadi antara satu dan tiga minggu.

Apa saja pengobatan untuk cat scratch fever?

Karena kebanyakan kasus cat scratch fever yang terjadi itu ringan, dokter tidak akan selalu meresepkan pengobatan. Jika gejalanya sedang hingga berat, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.

Perawatan di rumah untuk kondisi termasuk istirahat beberapa hari di rumah dan minum obat pereda nyeri yang dijual bebas, jika kelenjar getah bening menyakitkan atau sangat lunak.

Anda juga dapat menggunakan obat antiinflamasi yang dijual bebas seperti ibuprofen atau natrium naproxen untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Kompres panas juga bisa membantu.

Untuk membebaskan kelenjar yang sangat kencang dan nyeri, dokter Anda dapat memasukkan jarum ke dalamnya dengan lembut dan mengalirkan cairan.

Jika Anda memiliki masalah dengan sistem kekebalan Anda atau gejala Anda belum hilang dalam dua bulan, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.

Ini dapat mencegah infeksi menyebar ke tempat lain di tubuh Anda, seperti hati atau tulang Anda. Anda mungkin perlu minum obat ini selama beberapa bulan.

Jadi jangan mengabaikan saat Anda dicakar kucing karena kemungkinan komplikasi tentu bisa terjadi, sehingga lakukan hal di atas untuk pencegahan dan pengobatan.  

Berita ini sudah tayang di Hello Sehat dengan judul Jangan Anggap Dicakar Kucing Itu Sepele, Ini Bahaya yang Bisa Muncul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Ini Mengungkap Mengapa Kucing Suka Sekali Kotak

Fakta Ini Mengungkap Mengapa Kucing Suka Sekali Kotak

Tekno | Kamis, 23 Agustus 2018 | 07:53 WIB

Dicari, Perawat 55 Kucing di Pulau Terindah Yunani, Tertarik?

Dicari, Perawat 55 Kucing di Pulau Terindah Yunani, Tertarik?

Lifestyle | Minggu, 12 Agustus 2018 | 19:30 WIB

Lucunya... Ditinggal Pemiliknya Kuliah, Kucing Ini Merengek

Lucunya... Ditinggal Pemiliknya Kuliah, Kucing Ini Merengek

Tekno | Kamis, 02 Agustus 2018 | 12:45 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB