Studi : Penggunaan Disinfektan Bisa Bikin Bayi Kegemukan

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 18 September 2018 | 15:37 WIB
Studi : Penggunaan Disinfektan Bisa Bikin Bayi Kegemukan
Pembersih disinfektan bisa membuat anak kegemukan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terbaru menyebutkan manfaat negatif penggunaan pembersih disinfektan di dekat bayi, salah satunya adalah bisa menyebabkan bayi kegemukan.

Memiliki bayi yang baru saja berlatih merangkak atau berjalan memang kerap membuat ibu khawatir terhadap kebersihan lantai di rumah. Tak jarang ibu menggunakan pembersih lantai yang mengandung disinfektan untuk membunuh kuman yang bisa menyebabkan infeksi.

Tapi, tahukah Anda jika kebiasaan ini malah berisiko membuat bayi kegemukan? Ya, hal ini merupakan temuan terbaru dari studi yang diterbitkan di Canadian Medical Association Journal.

Menurut studi tersebut, paparan dini terhadap disinfektan yang digunakan di rumah dapat membuat bayi-bayi kegemukan dengan mengubah komposisi bakteri usus mereka.

Menggunakan disinfektan di rumah sebagai pembersih lantai diasosiasikan dengan flora usus yang berubah pada bayi-bayi usia 3 hingga 4 bulan.

Peneliti melihat bahwa tingkat bakteri Lachnospiraceae pada bayi akan lebih tinggi, sedangkan bakteri Haemophilus dan Clostridium akan lebih rendah.

Mereka juga mencatat bahwa bayi yang tinggal di rumah dengan menggunakan pembersih ramah lingkungan memiliki mikrobiota usus yang berbeda dan tidak kegemukan.

Anita Kozyrskyj, profesor di University of Alberta, Kanada mengatakan bahwa penggunaan produk ramah lingkungan mungkin terkait dengan gaya hidup ibu yang lebih sehat dan kebiasaan makan, yang pada gilirannya berkontribusi pada mikrobiota usus dan berat badan bayi yang sehat.

Ingin menghindari risiko bayi mengalami kegemukan? Anda bisa menggunakan pembersih ramah lingkungan dibuat sendiri di rumah.

Caranya mudah, cukup dengan bahan-bahan seperti 1 sendok makan sabun cuci piring cair, 1 sendok makan soda kue, 1 sendok makan cuka, air hangat dan beberapa tetes minyak esensial.

Campurkan sabun cuci piring, soda kue dan cuka dalam botol semprot. Lalu, biarkan selama beberapa waktu. Selanjutnya, tambahkan air hangat dan aduk lagi, tunggu beberapa waktu.

Tambahkan minyak esensial ke campuran tersebut, lalu aduk dan kocok. Setelah selesai, gunakan dengan menyemprotkannya pada lantai atau bagian mana pun yang perlu Anda bersihkan, dan lap dengan kain pel.

Bagaimana, mudah kan membuat pembersih ruangan ramah lingkungan bebas disinfektan dan tak berisiko membuat bayi kegemukan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Orang dengan Kelebihan Berat Badan Lebih Bahagia

Studi: Orang dengan Kelebihan Berat Badan Lebih Bahagia

Health | Senin, 25 Desember 2017 | 11:11 WIB

Lelaki Harus Pakai Pembersih Wajah Khusus Lelaki, Ini Alasannya

Lelaki Harus Pakai Pembersih Wajah Khusus Lelaki, Ini Alasannya

Health | Senin, 27 November 2017 | 21:01 WIB

Ya Ampun, Bayi 10 Bulan Ini Berbobot 28 Kg!

Ya Ampun, Bayi 10 Bulan Ini Berbobot 28 Kg!

Health | Senin, 13 November 2017 | 05:15 WIB

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Health | Rabu, 13 September 2017 | 17:15 WIB

Perempuan Ekstra Size Ini Pede Pamer Tubuh

Perempuan Ekstra Size Ini Pede Pamer Tubuh

Lifestyle | Kamis, 07 September 2017 | 20:51 WIB

Susu Bikin Gemuk, Itu Mitos!

Susu Bikin Gemuk, Itu Mitos!

Health | Kamis, 08 Juni 2017 | 09:14 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB