Array

Bahaya Diet Sembarangan Bagi Kesehatan Jantung Anda

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 03 Oktober 2018 | 12:45 WIB
Bahaya Diet Sembarangan Bagi Kesehatan Jantung Anda
Diet sembarangan bisa berbahaya bagi kesehatan jantung. (Shutterstock).

Suara.com - Diet sembarangan demi menurunkan berat badan bisa berbahaya bagi kesehatan jantung Anda. Pakar mengingatkan bahwa penyakit jantung masih jadi ancaman bagi masyarakat Indonesia.

dr. Yudistira Panji Sentosa, Sp.PD-KKV, pakar kardiovaskular dari RS Awal Bros Tangerang, mengatakan tren diet terkini yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat dilakukan orang untuk menurunkan berat badan secara cepat.

"Prinsip dasarnya adalah menghilangkan lemak tubuh, karena karbohidrat yang masuk sedikit, energi diambil dari lemak tubuh untuk jadi tenaga," ujar Yudistira dalam temu media baru-baru ini.

Namun dikatakannya, diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat memiliki risiko bahaya bagi kesehatan jantung. Sebabnya, lemak yang diasup justru bisa menumpuk di pembuluh darah.

"Kita enggak tahu yang masuk itu lemak baik atau lemak buruk. Akumulasi lemak akan menyebabkan terjadi penimbunan di pembuluh darah," tandasnya.

"Kalau penimbunan di otak, jadinya stroke. Di mata, jadinya kebutaan. Di jantung, jadinya serangan jantung," ungkap Yudistira lagi.

Terlebih, sumbatan akibat kolesterol tinggi juga bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung. Aliran darah yang seharusnya lancar keluar-masuk jantung menjadi terhambat.

Akibatnya, jantung tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk beroperasi secara normal. Kondisi ini rentan membuat seseorang lemah dan mudah lelah.

"Jalan sedikit capek, naik tangga capek. Ini tandanya aliran darah tidak lancar, sehingga jantung melemah," paparnya.

Baca Juga: Hari Jantung Sedunia, Ini Tips Mencegah Penyakit Jantung

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa pola makan sebaiknya tidak usah aneh-aneh dan mengikuti prinsip gizi seimbang. Jika pun ingin melakukan diet, pastikan asupan nutrisi yang masuk tetap seimbang.

"Asupan makanan biasa, gizi seimbang, tapi porsinya yang dikurangi, kalorinya dipangkas. Turun 2 kilogram dalam satu bulan itu sudah bagus," tutupnya.

Ingat ya, diet sembarangan tinggi lemak bisa menyebabkan bahaya bagi kesehatan jantung Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI