Ratusan Siswa Diare Massal, Ini Komentar Pihak Sekolah

M. Reza Sulaiman

Kamis, 18 Oktober 2018 | 18:32 WIB
Ratusan Siswa Diare Massal, Ini Komentar Pihak Sekolah
Ratusan siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta Depok mengalami diare massal. (Suara.com/Supriyadi)

Suara.com - Ratusan siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat mengalami diare. Sumber air di sekolah tersebut diduga tercemar tinja yang berasal dari septic tank, sehingga menyebabkan siwa diare.

Ketua Yayasan SDIT Pondok Duta, Usman Rizal mengatakan penyebab pasti kasus diare massal ini masih menunggu hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Kota Depok. Namun, letak sumber air yang terlalu dekat dengan septic tank diduga jadi penyebab pencemaran.

Pasalnya, sumber air lama di sekolah tersebut hanya berjarak 7 meter dari septic tank.

"Kalau yang baru sudah lebih jauh, jadi 20 meter dari septic tank. Namun tidak tertutup kemungkinan (diare massal) karena sedang musim kemarau sehingga kualitas air tanahnya buruk," ujar Rizal kepada Suara.com, Kamis (18/10/2018).

Ia mengaku akan bekerjasama dengan pihak Dinkes Depok dan Polresta Depok untuk menuntaskan kasus diare massal ini. Tindak lanjut pun sudah dilakukan Dinkes Depok, salah satunya dengan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium.

"Dinkes mengambil sampel feses siswa yang terkena diare juga," tandas Rizal.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok Ernawati mengatakan, kasus ini sudah ditangani oleh Dinkes Depok dan sedang dalam tahapan pembuatan laporan investigasi.

Menurut dia, kasus diare di sekolah tersebut ditetapkan sebagai kejadian luar biasa. Dinkes Depok juga masih menunggu hasil pemeriksaan lab untuk memastikan apakah benar diare massal terjadi karena pencemaran bakteri E. coli.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok Ernawati mengatakan, kasus ini sudah ditangani oleh Dinkes Depok dan sedang dalam tahapan pembuatan laporan investigasi.

baca juga

Menurut dia, kasus diare di sekolah tersebut ditetapkan sebagai kejadian luar biasa. Dinkes Depok juga masih menunggu hasil pemeriksaan lab untuk memastikan apakah benar diare massal terjadi karena pencemaran bakteri E. coli.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi penyuluhan dan identifikasi faktor penyebab. Dinkes Depok juga sudah memberikan penyuluhan soal cara mencuci tangan pakai sabun dan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah kejadian ini terulang.

"Kita masih menunggu hasil (pemeriksaan dan investigasi) selama 14 hari. Sumber air yang dicurigai sebagai penyebab sudah ditutup dan tidak digunakan lagi," tutupnya.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Air Tercemar Bakteri E. Coli, Ratusan Siswa di Depok Alami Diare

Air Tercemar Bakteri E. Coli, Ratusan Siswa di Depok Alami Diare

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:56 WIB

Ratusan Sekolah Islam Ramaikan Expo ASESI 2018

Ratusan Sekolah Islam Ramaikan Expo ASESI 2018

Press Release | Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:28 WIB

Pemain Inter Ini Sumbang Masjid dan Sekolah ke Kampung Halamannya

Pemain Inter Ini Sumbang Masjid dan Sekolah ke Kampung Halamannya

Bola | Senin, 08 Oktober 2018 | 16:53 WIB

Lucunya Kelas Bertema Hello Kitty di Filipina

Lucunya Kelas Bertema Hello Kitty di Filipina

Lifestyle | Kamis, 04 Oktober 2018 | 17:30 WIB

Beda dengan Asian Games, Sekolah Tak Libur Saat Asian Para Games

Beda dengan Asian Games, Sekolah Tak Libur Saat Asian Para Games

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 10:52 WIB

Terkini

Tafsir Lagu Pamungkas: Memaknai BKKASM dalam Relasi Orang Tua dan Anak

Tafsir Lagu Pamungkas: Memaknai BKKASM dalam Relasi Orang Tua dan Anak

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 14:15 WIB

Creambath Makarizo Dipakai Berapa Menit? Begini Cara Pakainya yang Benar

Creambath Makarizo Dipakai Berapa Menit? Begini Cara Pakainya yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:15 WIB

Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar

Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 14:14 WIB

Skor ESG Indonesia Naik Jadi 42,4, Dua Perusahaan Ini Tunjukkan Konsistensi Hingga Raih Penghargaan

Skor ESG Indonesia Naik Jadi 42,4, Dua Perusahaan Ini Tunjukkan Konsistensi Hingga Raih Penghargaan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:14 WIB

Siap Hadapi Sidang! Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Uji Seluruh Bukti dan Tuduhan Jaksa

Siap Hadapi Sidang! Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Uji Seluruh Bukti dan Tuduhan Jaksa

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:13 WIB

Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!

Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!

Surakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 14:09 WIB

Promo Indomaret Body & Skin Care Fair, Harga Produk Mulai Rp10 Ribuan

Promo Indomaret Body & Skin Care Fair, Harga Produk Mulai Rp10 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:07 WIB

Parpol-parpol Non-parlemen Minta Ambang Batas 5 Persen Dihindari, Justru Usul Jadi 1 Persen

Parpol-parpol Non-parlemen Minta Ambang Batas 5 Persen Dihindari, Justru Usul Jadi 1 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:07 WIB

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:03 WIB

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 14:01 WIB

×