Anak Suka Pilih-Pilih Makanan, Normalkah?

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 19:40 WIB
Anak Suka Pilih-Pilih Makanan, Normalkah?
Ilustrasi anak susah makan, pilih-pilih makanan. [Shutterstock]

Suara.com - Anda para orangtua tentu pernah mengalami fase di mana si kecil susah makan, seringkali ia menolak ketika diberi makanan tertentu dan hanya mau mengonsumsi makanan itu-itu saja. Tak jarang fase ini membuat para ibu khawatir karena anak sedang dalam fase pertumbuhan.

Namun disampaikan Prof. Dr.dr. Rini Sekartini SpA(K)., Pakar Tumbuh Kembang Anak serta Ketua IDAI Cabang Jakarta, normal tidaknya perilaku pilih-pilih makan alias 'picky eater' ini bergantung pada fase mana kondisi tersebut terjadi. Jika anak menolak ketika diberi makanan yang baru dikenalnya maka itu merujuk pada neofobia yang merupakan mekanisme pertahanan anak yang menguntungkan karena membantu anak menghindari makanan beracun.

"Hal ini menjadi tidak normal jika penolakan ini berkepanjangan dan terus menerus yang membuat anak menghindari makanan tertentu atau mau tapi jumlahnya tidak cukup," ujar Prof Rini dalam peluncuran Susu Curcuma Plus di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Tari Sandjojo, Psi, Psikolog sekaligus Direktur Akademik Sekolah Cikal mengatakan bahwa sebenarnya perilaku pilih-pilih makan termasuk bagian dari perkembangan anak. Dibandingkan memarahi anak karena cenderung pilih-pilih makan, Tari mengimbau agar orangtua mengapresiasi proses belajar anak dalam mengenal makanan ini.

"Kalau anak pilih-pilih makanan kita sering ngomong kenapa gitu ya. Padahal respon yang tepat itu wah udah makin pinter ya anakku karena sudah bisa memilih makanan," ujar Tari.

Biasanya fase anak yang cenderung pilih-pilih makanan ini terjadi pada usia 2-3 tahun. Meski menunjukkan perkembangan yang baik, anak kata Tari sebenarnya butuh bantuan orangtua untuk menyesuaikan dengan tekstur, bentuk hingga rasa dari makanan yang baru dikenalnya.

"Lalu apa yang harus dilakukan orangtua, menentukan menu makan untuk anak. Lalu menetapkan menu makan yang konsisten. Budaya kita kan makan bersama. Jadi disini orangtua bisa mengenalkan jadwal makan yang teratur, begitu masuk jadwal berita waktunya makan. Kemudian orangtua juga harus menyediakam area makan yang menyenangkan tanpa gangguan. Hindari makan sambil nonton TV atau main  handphone," tambah Tari.

Hal yang harus diingat, kata Tari, orangtua harus sabar ketika menghadapi fase anak yang pilih-pilih makan. Anak, kata dia, akan tetap merasa lapar dan pada gilirannya mendorong dia untuk makan. Pastikan orangtua tak pernah lelah untuk memberikan makanan yang bervariasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berat Badan Naik Padahal Tidak Banyak Makan, Kok Bisa?

Berat Badan Naik Padahal Tidak Banyak Makan, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 10:36 WIB

Ini Segudang Manfaat Kantin Bersih dan Nyaman

Ini Segudang Manfaat Kantin Bersih dan Nyaman

Lifestyle | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:29 WIB

Yuk Bikin Oatmeal Asin dengan Resep Bahan Makanan untuk Lauk

Yuk Bikin Oatmeal Asin dengan Resep Bahan Makanan untuk Lauk

Lifestyle | Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:00 WIB

Terkini

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya

Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!

Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan

Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×