Array

Punya Perut Buncit Bisa Alami Gangguan Kemampuan Berpikir?

Minggu, 21 Oktober 2018 | 16:45 WIB
Punya Perut Buncit Bisa Alami Gangguan Kemampuan Berpikir?
Ilustrasi punya perut buncit bisa berisiko alami gangguan kemampuan berpikir. (Shutterstock)

Suara.com - Punya perut besar dan buncit? Ternyata bisa membuat Anda berisiko mengalami demensia, yaitu gangguan kemampuan berpikir.

Demensia adalah sekumpulan gejala yang mengganggu fungsi kognitif otak untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Orang dengan kondisi ini biasanya pikun, sulit konsentrasi dan memahami sesuatu.

Bahkan, jika sudah parah orang dengan demensia akan sering melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada (halusinasi). Itulah sebabnya pasien demensia jadi apatis, tidak dapat mengendalikan emosi dengan baik, dan kehilangan minat untuk bersosialisasi.

Nah, sebuah studi yang oleh Boston University School of Medicine dan diterbitkan secara online pada Annals Neurology menemukan bahaya perut buncit dapat menyebabkan penyakit demensia dilansir Hello Sehat.

Dari hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa para peserta yang memiliki perut buncit, lingkar pinggang besar, hingga kadar lemak tubuh tinggi, mengalami penyusutan ukuran otak yang lebih besar ketimbang yang memiliki bentuk tubuh ideal.

Bahaya perut buncit yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya, diyakini disebabkan oleh penumpukan lemak tubuh. Sebenarnya, lemak dapat menumpuk di bawah kulit (lemak subkutan) dan di antara organ-organ (lemak viseral).

Para ahli meyakini bahwa orang dengan perut buncit kemungkinan besar memiliki lemak viseral yang tinggi.

Ternyata, lemak visceral atau ekstra lemak yang berada di bagian perut yang menyebabkan penyusutan ukuran otak. Jadi, jika jumlah lemak viseral terlalu banyak, akan merangsang peradangan pada tubuh, hingga akhirnya berimbas pada otak. Selain itu, lemak viseral juga bisa menimbulkan produksi hormon tidak stabil dan membuat kemampuan otak pun menurun.

“Semakin besar jumlah lemak visceral, semakin kecil ukuran otak. Volume otak yang lebih kecil ini mengakibatkan fungsi kognitif memburuk dan tentunya meningkatkan risiko demensia,” jelas Sudha Seshadri, MD, seorang profesor neurologi yang ikut serta dalam penelitian tersebut, seperti dikutip dari WebMD.

Baca Juga: Paul Allen Meninggal, Ini Dokumen Penyebab Kematian Bos Microsoft

Jadi punya perut besar dan buncit membuat Anda berisiko mengalami demensia, yaitu gangguan kemampuan berpikir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI