Studi : Kebutuhan Aktivitas Fisik Anak Sekarang Tidak Tercukupi

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 02 November 2018 | 22:00 WIB
Studi : Kebutuhan Aktivitas Fisik Anak Sekarang Tidak Tercukupi
Ilustrasi, studi menemukan lebih dari separuh anak-anak di Amerika Serikat tidak mendapatkan jumlah aktivitas fisik yang sesuai rekomendasi. (Shutterstock)

Suara.com - Studi baru menemukan, lebih dari separuh anak-anak di Amerika Serikat tidak mendapatkan jumlah aktivitas fisik yang sesuai rekomendasi setiap pekannya.

Para peneliti mengatakan hanya lima persen anak-anak yang memenuhi capaian 60 menit per hari beraktivitas fisik atau 420 menit per minggu.

Sementara, anak-anak yang kelebihan jumlah waktu beraktivitas fisik justru mengalami risiko cedera dan kelelahan.

Tim peneliti dari Nationwide Children's Hospital, di Columbus, Ohio, berharap temuan ini mendorong dokter untuk memantau pasien anak-anak mereka lebih jeli dan memberikan 'resep latihan' untuk memastikan mereka tetap sehat.

Seperti dilansir Dailymail, Jumat (2/11/2018), dalam penelitian ini tim memantau lebih dari 7.800 anak-anak antara usia lima hingga 18 tahun yang mendatangi klinik kesehatan anak-anak rawat jalan selama periode tiga tahun.

Anak-anak dianggap aktif jika mereka mendapat 60 menit aktivitas per hari atau 420 menit kegiatan per minggu, seperti yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Hasilnya menunjukkan bahwa 49,6 persen anak-anak tidak cukup aktif dan hanya lima persen anak-anak yang aktif melakukan aktivitas fisik. Totalnya, hanya 5,2 persen anak-anak yang memenuhi sasaran harian yang sesuai rekomendasi.

Selain itu, anak laki-laki rata-rata 61 menit lebih banyak melakukan aktivitas fisik per minggu daripada anak perempuan. Para peneliti juga menemukan anak laki-laki 39 persen lebih mungkin untuk memenuhi 420 menit yang direkomendasikan per minggu daripada anak perempuan.

"Olahraga atau melakukan aktivitas fisik harus dilakukan karena merupakan bagian vital dalam kesehatan. Ia menambhkan, ada banyak keuntungan dari aktivitas fisik," kata presenter abstrak Julie Young sekaligus asisten peneliti di Divisi Kedokteran Olahraga Anak di Nationwide Children's Hospital.

Ia menyarankan para dokter untuk melakukan percakapan penting dengan keluarga untuk memastikan anak-anak mendapatkan manfaat dari beraktivitas fisik. Tim juga menemukan bahwa aktivitas fisik meningkat secara signifikan ketika anak-anak tubuh besar.

baca juga

Aktivitas fisik pada anak usia dini tidak hanya penting untuk mengembangkan keterampilan motorik, tetapi juga dapat menciptakan perilaku yang mengikuti anak-anak sepanjang hidup mereka. Beberapa penelitian menunjukkan, anak-anak yang tidak berolahraga memiliki otot dan tulang yang lebih lemah daripada anak-anak yang berolahraga secara teratur. Mungkin risiko terbesar dari kurangnya olahraga pada anak adalah kelebihan berat badan atau obesitas.

Terbukti tingkat obesitas meningkat tiga kali lipat sejak tahun 1970-an, mempengaruhi satu dari lima anak di AS dan 14 persen dari mereka yang berusia antara dua hingga empat tahun, menurut data dari American Academy of Pediatrics 2018 National Conference and Exhibition in Orlando, Florida (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit).

Hal itu terjadi karena studi menemukan, lebih dari separuh anak-anak di Amerika Serikat tidak mendapatkan jumlah aktivitas fisik yang sesuai rekomendasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketiak Basah Bikin Tak Pede, Coba Tips Ini Mengatasinya

Ketiak Basah Bikin Tak Pede, Coba Tips Ini Mengatasinya

Lifestyle | Jum'at, 02 November 2018 | 13:08 WIB

Cegah Risiko Anak Prematur, Pria Sebaiknya Menikah di Usia Ini

Cegah Risiko Anak Prematur, Pria Sebaiknya Menikah di Usia Ini

Health | Kamis, 01 November 2018 | 20:21 WIB

Studi: Ini Jarak Ideal Perempuan Hamil Lagi Pasca Melahirkan

Studi: Ini Jarak Ideal Perempuan Hamil Lagi Pasca Melahirkan

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 21:45 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×