Dosen di Riau Sulap Biji Durian Jadi Makanan Bayi Kurang Gizi

Bangun Santoso

Rabu, 07 November 2018 | 08:26 WIB
Dosen di Riau Sulap Biji Durian Jadi Makanan Bayi Kurang Gizi
Ilustrasi buah durian. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang dosen di Provinsi Riau, Besti Verawati, melalui penelitiannya berhasil mengolah limbah biji durian menjadi tepung yang memiliki kandungan protein yang baik untuk dikonsumsi bayi kurang gizi dan bahan pangan lainnya.

"Setelah saya mendapat hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM mengenai formulasi tepung biji durian melalui penelitian yang saya lakukan, saya melanjutkan dengan mengembangkan olahan makanan berbahan dasar tepung biji durian karena kandungan gizinya yang bagus," kata Besti Verawati seperti dilansir Antara di Pekanbaru, Rabu (7/11/2018).

Ia melakukan penelitian tersebut di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kabupaten Pelalawan, Riau. Besti juga menjadi dosen S1 Gizi di universitas tersebut.

Ia mengaku terdorong untuk melakukan penelitian tersebut setelah melihat banyaknya limbah biji durian, yang mengundang banyak serangga ketika musim durian di Kabupaten Kampar.

Dalam penelitian itu, dia menyimpulkan bahwa kandungan di tepung biji durian sangat baik dikonsumsi untuk balita gizi kurang (underweight), karena kandungan proteinnya tinggi dibandingkan tepung pada umumnya.

Menurut dia, biji durian setelah dimasak mengandung 51,1 persen air, 46,2 persen karbohidrat, kemudian 2,5 persen protein, dan 0,2 persen lemak.

Hasil penelitian Besti menunjukkan bahwa dengan penambahan tepung biji durian sama sekali tidak mengubah warna dari biskuit. Dengan demikian, sudah teruji jika digunakan sebagai pengganti tepung terigu.

Tepung biji durian, kata dia, dapat digunakan menjadi solusi alternatif pengganti tepung terigu, mengingat besarnya jumlah impor tepung terigu di Indonesia yang mencapai 680 ribu ton per tahun.

Selain itu, tepung biji durian juga dapat dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan makanan seperti biskuit, brownis, rempeyek, donat dan semprong.

baca juga

Bersama tim dosen di kampusnya, Besti kini mengadakan penyuluhan ke beberapa desa di Kabupaten Kampar, yaitu desa desa Batu Belah dan Desa Tanjung Bungo, guna mengajak ibu-ibu PKK agar bisa memanfaatkan limbah biji durian sebagai usaha maupun sekadar mencukupi kebutuhan gizi keluarga.

"Kami mencoba berbagi kepada masyarakat sekitar, agar dapat memberikan ide untuk meningkatkan usaha kecil menengah, terutama ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha dengan modal kecil," jelasnya mengenai biji durian yang ternyata bisa diolah menjadi makanan bayi kurang gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Tak Larang Masyarakat yang Ingin Bawa Durian ke Pesawat

Kemenhub Tak Larang Masyarakat yang Ingin Bawa Durian ke Pesawat

Bisnis | Rabu, 07 November 2018 | 07:56 WIB

Bawa Durian ke Dalam Pesawat, Boleh Nggak Sih? Ini Faktanya

Bawa Durian ke Dalam Pesawat, Boleh Nggak Sih? Ini Faktanya

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 14:52 WIB

Sriwijaya Bantah Angkut 3 Ton Durian Hingga Buat Penumpang Kabur

Sriwijaya Bantah Angkut 3 Ton Durian Hingga Buat Penumpang Kabur

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 12:53 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×