Aneh, Aksen Irlandia Bikin Lelaki Ini Nggak Gagap Lagi

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 05 Desember 2018 | 13:17 WIB
Aneh, Aksen Irlandia Bikin Lelaki Ini Nggak Gagap Lagi
Seorang lelaki mengaku gagap bicara hilang setelah menggunakan aksen Irlandia. (Shutterstock)

Suara.com - Gagap merupakan salah satu gangguan bicara yang biasanya dialami anak-anak. Nah, seorang lelaki asal Selandia Baru menyebut masalah gagapnya hilang setelah bicara dengan aksen Irlandia. Kok bisa?

Nick Prosser, seorang lelaki pengidap gagap dari Selandia Baru mengklaim kalau bicara dengan aksen Irlandia membuat gagapnya hilang secara misterius.

Pemuda asal Rototua itu mengatakan kalau awalnya, aksen Irlandia yang ia praktekkan hanya bagian dari cara bersenang-senang dengan sahabat-sahabatnya.

Namun mereka terkejut ketika gagap yang dialami Nick semakin tidak terdengar kental.

"Saya mencoba aksen dan kemudian hal berikutnya yang kami lakukan adalah percakapan panjang tanpa gagap," ungkap Nick Prosser kepada harian Rotorua Daily Post.

Sontak hal tersebut membuat Nick terkejut. Kata Nick, gagap yang ia derita sejak kecil adalah hal yang membuatnya kurang percaya diri. Ia telah mengunjungi banyak terapi untuk menghilangkan masalahnya tersebut.

Menariknya, Nick belum pernah pergi ke Irlandia tetapi percaya kalau aksen Irlandia datang secara alami karena ibunya berasal dari keluarga keturunan Irlandia.

Klaim yang diutarakan Nick Prosser disanggah oleh ahli pidato, Annette Stock kepada Daily Post.

Annette mengatakan bahwa dirinya belum pernah mendengar tentang teknik tersebut dan merasa terkejut jika bicara dengan aksen benar dapat menghilangkan masalah gagap.

"Kami tahu sebagai terapis wicara bahwa bernyanyi dapat membantu orang-orang yang gagap tetapi Anda tentu tidak bisa bernyanyi setiap hari. Saya pikir berbicara dengan aksen Irlandia adalah sesuatu yang bekerja untuknya dan itu bagus. Bila dalam waktu enam bulan masih berfungsi, saya akan mengatakan wow itu luar biasa," kata Annette.

Jadi mengapa aksen Irlandia membuat gagap Nick Prosser menghilang? Tidak ada yang tahu pasti, tapi seorang tukang cukur dari Rotorua bernama Ants Haines yang telah memotong rambut Nick selama bertahun-tahun memiliki teori menarik.

Katan Haines, bicara dengan aksen Irlandia membuat lelaki berusia 28 tahun tersebut menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir bagaimana mengucapkan kata-kata dan entah bagaimana hal tersebut membantu.

"Dia sedang memikirkan bagaimana dia akan mengucapkannya dengan aksen Irlandia dan menghentikan masalah gagapnya. Dan saya pikir jika itu bekerja maka bekerja, siapa yang peduli?" tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Celana Dalam Korban Disalahkan, Pemerkosa Divonis Bebas

Celana Dalam Korban Disalahkan, Pemerkosa Divonis Bebas

News | Kamis, 15 November 2018 | 16:12 WIB

Irlandia Selidiki Penampakan UFO yang Dilaporkan Sejumlah Pilot

Irlandia Selidiki Penampakan UFO yang Dilaporkan Sejumlah Pilot

Tekno | Selasa, 13 November 2018 | 16:46 WIB

Inilah Harrie, Keledai yang Jago Bernyanyi

Inilah Harrie, Keledai yang Jago Bernyanyi

Tekno | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Uni Eropa akan Kenakan Pajak Google Cs pada 2020, Kenapa?

Uni Eropa akan Kenakan Pajak Google Cs pada 2020, Kenapa?

Bisnis | Selasa, 24 Juli 2018 | 05:36 WIB

Band Rock Irlandia "The Script" Akan Tampil di Jakarta

Band Rock Irlandia "The Script" Akan Tampil di Jakarta

Entertainment | Rabu, 13 Desember 2017 | 15:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB