Dinkes Bogor Berikan Konseling Trauma Pada Korban Puting Beliung

M. Reza Sulaiman

Rabu, 12 Desember 2018 | 07:45 WIB
Dinkes Bogor Berikan Konseling Trauma Pada Korban Puting Beliung
Pengungsi korban puting beliung di Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Angin puting beliung yang melanda kawasan Bogor, Jawa Barat, beberapa hari lalu menyisakan trauma pada sebagian warga yang terdampak. Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor pun memberikan pendampingan dan konseling.

Pendampingan dan konseling dilakukan untuk memulihkan trauma dan mengembalikan harapan hidup agar warga bisa kembali beraktivitas normal pasca bencana angin puting beliung.

"Tim kesehatan sudah turun sesaat setelah bencana terjadi, kami mendirikan posko di tiap-tiap kelurahan," kata Kepala Seksi PTM pada Dinas Kesehatan Kota Bogor, Firry Trianti, dilansir Antara.

Firry menjelaskan, setelah bencana terjadi tim tanggap darurat Dinkes turun melakukan survei lapangan menyasar delapan kelurahan yang terdampak bencana. Survei lapangan ini dilakukan untuk mengidentifikasi masalah, mengetahui jenis kerugian, kerusakan rumah, total kerugian, dan yang utama adalah mencari korban jiwa.

"Korban jiwa hanya ada satu yang tewas tertimpa pohon, kami memberikan pendampingan di rumah sakit hingga jenazah disemayamkan," kata Firry lagi.

Sedangkan untuk warga yang terdampak bencana diberikan layanan pemeriksaan kesehatan. Hari pertama posko kesehatan melayani 18 orang warga yang datang memeriksakan diri. Berbagai gejala gangguan kesehatan dikeluhkan warga di antaranya, sakit kepala, mual-mual, demam, influenza dan nyeri otot. Ada pula beberapa warga yang memeriksakan penyakit tidak menular yang dialaminya seperti diabetes dan jantung.

"Tapi semuanya penyakit umum yang bisa dialami oleh orang yang baru mengalami trauma, bisa ditangani dengan pengobatan biasa," katanya.

Selain layanan pengobatan, tim Dinkes dibantu oleh mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia melakukan terapi stress kepada warga. Menurut Firry, peristiwa angin kencang yang dialami warga pasti menimbulkan trauma, kejadian tersebut bukanlah kejadian biasa sehingga menimbulkan efek trauma.

Kerusakan akibat angin puting beliung di Bogor. (Suara.com/Rambiga)
Kerusakan akibat angin puting beliung di Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Upaya yang dilakukan adalah memberikan bimbingan kepada warga di tiap-tiap posko kesehatan, dengan cara berkonsultasi secara verbal, serta pendampingan individual bagi warga yang punya potensi depresi.

Hal-hal yang disampaikan kepada warga adalah kalimat-kalimat yang membangun semangat, dan rasa bersyukur bahwa bencana tersebut tidak menimbulkan kerugian yang besar bagi warga.

"Kami sampaikan bahwa mereka tidak kehilangan seluruhnya, masih ada barang-barang, kita hibur, diarahkan bahwa mereka masih bersyukur masih memiliki harta dan relasi, ada keluarga," katanya.

baca juga

Selain itu, warga juga mendapatkan bantuan yang relatif cepat diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor, sehingga segala keperluannya tertangani dengan baik. Dalam pendampingan ini, warga juga didorong untuk menyampaikan keluhan-keluhannya kepada petugas sehingga bisa dikonsultasikan dan diatasi beban pikirannya. Petugas juga melakukan penilaian warga yang membutuhkan konseling secara individual.

"Biasanya orang depresi, apatis dengan sekitar tidak mau bergabung dengan kelompoknya, ciri-ciri ini yang membutuhkan pendampingan individual," katanya.

Firry menyebutkan, trauma yang ditimbulkan akibat bencana tidak bisa hilang seketika, sehingga perlu dihidupkan kembali logikannya, dengan melakukan pertemuan beberapa kali.

"Tujuan trauma healing ini adalah meringankan beban psikologis yang dialami warga, berharap kembali semangat hidupnya, dan menjadi sehat jiwa dan jasmaninya, sehingga bisa produktif kembali, merasa bahagia," tutup Firry. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rogoh Kantong Sendiri, Jokowi Bantu Korban Puting Beliung Bogor Rp 30 Juta

Rogoh Kantong Sendiri, Jokowi Bantu Korban Puting Beliung Bogor Rp 30 Juta

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 21:36 WIB

Brimob Bersenjata Lengkap Ikut Amankan Rekonstruksi Kasus Dufi

Brimob Bersenjata Lengkap Ikut Amankan Rekonstruksi Kasus Dufi

News | Senin, 10 Desember 2018 | 17:30 WIB

Dikawal Ketat Polisi, Tiga Tersangka Pembunuh Dufi Jalani Rekonstruksi

Dikawal Ketat Polisi, Tiga Tersangka Pembunuh Dufi Jalani Rekonstruksi

News | Senin, 10 Desember 2018 | 13:15 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Eks Wartawan Dufi

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Eks Wartawan Dufi

News | Senin, 10 Desember 2018 | 09:47 WIB

Wali Kota Minta Rp 15 Miliar untuk Pemulihan Bencana Puting Beliung Bogor

Wali Kota Minta Rp 15 Miliar untuk Pemulihan Bencana Puting Beliung Bogor

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 18:10 WIB

Terkini

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 17:31 WIB

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:30 WIB

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 17:29 WIB

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:28 WIB

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

Malang | Rabu, 23 September 2026 | 17:26 WIB

HP Murah Apa yang Paling Bagus? Ini 5 Pilihan Layak Beli Harga Rp1 Jutaan

HP Murah Apa yang Paling Bagus? Ini 5 Pilihan Layak Beli Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 17:25 WIB

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB

×