Peneliti Buktikan Sentuhan Ternyata Punya SIfat Redakan Nyeri

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 20 Desember 2018 | 09:15 WIB
Peneliti Buktikan Sentuhan Ternyata Punya SIfat Redakan Nyeri
Sentuhan ibu dan bayi [shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian terkini di Inggris menemukan bahwa memberikan sentuhan lembut pada bayi dapat mengurangi rasa nyeri pada diri bayi.

Berbagai bentuk kontak fisik yang lembut selama ini telah dikelompokkan sebagai bentuk "terapi," yang bertujuan untuk membantu mengurangi stres, menurunkan denyut jantung, meningkatkan konsentrasi dan mengurangi rasa sakit.

Peneliti senior Rebeccah Slater, dari Universitas Oxford, memahami benar bagaimana sentuhan dapat meningkatkan ikatan orangtua dan bayi, mengurangi stres.

Menurut Pavel Goldstein, peneliti rasa nyeri dari University of Colorado Boulder, rasa sakit mengganggu sinkronisasi interpersonal antara dua orang dan sentuhan dapat memulihkannya kembali.

Untuk merujuk pada temuan ini, ia dan timnya melibatkan 22 pasangan heteroseksual. Dalam satu percobaan, para perempuan mengalami rasa sakit rintan sementara pasangan mereka duduk di seberang ruangan atau duduk di samping dan memegang tangannya.

Pavel menemukan memegang tangan orang yang dicintai tidak hanya menyinkronkan pernapasan dan detak jantung tetapi juga pola gelombang otak. Hal ini pada gilirannya, mengurangi rasa sakit mereka dengan mengaktifkan sirkuit kebahagiaan di otak.

Menariknya, Pavel juga mengukur tingkat empati lelaki dalam penelitian sebelumnya. Terlihat bahwa semakin besar empati yang ditunjukkan lelaki untuk pasangannya maka semakin banyak rasa nyerinya yang nantinya akan hilang.

"Dengan demikian, sentuhan dapat meningkatkan kualitas komunikasi fisiologis non-verbal antara pasangan, terutama ketika salah satu dari mereka merasa sakit. Ini memungkinkan penyentuh untuk lebih menunjukkan empati kepada pasangannya dan hal ini memiliki efek analgesik atau meredakan nyeri," tandasnya seperti dikutip Medical Daily.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Duduk Nyaman Meski Punya Ambeien, Wajib Coba!

Tips Duduk Nyaman Meski Punya Ambeien, Wajib Coba!

Health | Selasa, 18 Desember 2018 | 08:10 WIB

Nyeri saat Bercinta, Normalkah?

Nyeri saat Bercinta, Normalkah?

Lifestyle | Jum'at, 14 Desember 2018 | 20:20 WIB

Wanita Merasa Nyeri Saat Bercinta, Normalkah?

Wanita Merasa Nyeri Saat Bercinta, Normalkah?

Health | Jum'at, 14 Desember 2018 | 20:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB