Ini Pertolongan Pertama Patah Tulang untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 24 Desember 2018 | 18:05 WIB
Ini Pertolongan Pertama Patah Tulang untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Ilustrasi pertolongan pertama untuk penderita patah tulang karena tsunami di Selat Sunda. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah korban tsunami di Selat Sunda terus bertambah, peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 tersebut mengakibatkan banyak korban mengalami patah tulang dan luka memar.

Dokter, dr Moh Adib Khumaidi, SpOT selaku Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) menyatakan, tim medis sedang melangsungkan penanganan operasi ortopedi (bedah tulang) dan bedah syaraf bagi para korban.

"Dalam situasi bencana seperti ini, jumlah korban terbanyak paling membutuhkan penanganan ortopedi dan trauma," jelas dr Adib yang juga Sekjen PABOI melalui Siaran Pers yang diterima Suara.com.

Patah tulang sendiri bisa terjadi karena tubuh korban banyak dihantam benda keras atau sesuatu yang kekuatannya melebihi tulang itu sendiri.

Dalam situasi darurat seperti bencana tsunami yang masih minim tim medis, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

Jangan bergerak

Upayakan tidak bergerak terlebih dahulu, kecuali jika diperlukan. Guna mencegah cedera lebih parah, stabilkan luka sambil tetap berdiam diri. Untuk korban yang mengalami luka di bagian leher atau punggung jangan dipindahkan dengan diangkat tanpa menggunakan alat. Gunkan karton atau majalah lembut yang ditempatkan di anggota badan, kemudian ikat, baru angkat.

Perban jika luka

Apabila korban mengalami luka, hentikan pendarahan dengan perban atau kain steril untuk menghentikan darah. Beri sedikit tekanan pada luka.

baca juga

Tutupi dengan selimut

Bila korban mengalami syok, dengan tanda-tanda lemas, pusing, pucat, berkeringat, sesak napas, atau denyut jantung meningkat, tutupi dulu dengan selimut dan tinggikan sekitar 30 cm.

Kompres

Gunakan es batu atau air dingin ke untuk mengompres bagian tubuh yang bengkak. Jangan langsung tekankan ke kulit, gunakan handuk atau kain terlebih dahulu.

Hal ini bisa diaplikasikan pada korban tsunami di Selat Sunda yang banyak mengalami patah tulang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tsunami Terjang Tanjung Lesung, Jababeka Rugi Rp 150 Miliar

Tsunami Terjang Tanjung Lesung, Jababeka Rugi Rp 150 Miliar

Bisnis | Senin, 24 Desember 2018 | 16:07 WIB

Jafrudin: Seperti Mimpi, Saya Lihat Orang-orang Terhanyut Ombak

Jafrudin: Seperti Mimpi, Saya Lihat Orang-orang Terhanyut Ombak

News | Senin, 24 Desember 2018 | 16:03 WIB

Tsunami, Pria Misterius Ditemukan Tewas Terjepit Batu Penahan Ombak

Tsunami, Pria Misterius Ditemukan Tewas Terjepit Batu Penahan Ombak

News | Senin, 24 Desember 2018 | 15:53 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×