Dokter Temukan 3 Penyakit Utama di Pengungsian Korban Tsunami Banten

Ade Indra Kusuma

Sabtu, 29 Desember 2018 | 15:56 WIB
Dokter Temukan 3 Penyakit Utama di Pengungsian Korban Tsunami Banten
Iustrasi penyakit. [shutterstock]

Suara.com - Dari data sementara BNPB hingga Sabtu (29/12/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 429 orang meninggal dunia akibat tsunami selat sunda. Selain korban meninggal, tercatat 7.202 orang luka-luka dan 23 orang lainnya hilang. BNPB juga mencatat, ada 40.386 orang yang mengungsi di sejumlah daerah.

Bicara penyakit di pengungsian, Prof. DR. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD(K), Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membeberkan temuan dan laporan dari para dokter yang bertugas di Banten, bahwasanya ada 3 penyakit utama yang ditemukan di lokasi pengungsian korban tsunami,

"Ada tiga, yaitu diare, infeksi saluran nafas atas (ISPA) dan gangguan kulit berupa keluhan gatal-gatal," jelasnya kepada Suara.com Sabtu (29/12/2018)

Permasalahan lain adalah  kondisi Mandi Cuci Kakus (MCK) yang kurang memadai dan belum lagi kebersihan lokasi pengungsian yang kurang diperhatikan.

"Kita harus maklum para pengungsi terutama orang tua dan anak-anak merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap berbagai penyakit. Faktor-faktor yang berperan terjadinya penyakit adalah faktor daya tahan tubuh, faktor kuman dan faktor lingkungan. Faktor daya tahan tubuh, jelas saat daya tahan tubuh para pengungsi dapat menurun mengingat kondisi makan dan minum yang kurang memadai, selain itu faktor istirahat yang terbatas," ujarnya.

Dalam kondisi rasa cemas, takut berulangnya bencana Tsunami, meletusnya gunung berapi Anak Krakatau, belum lagi ditambah memikirkan harta benda hingga anggota keluarga yang hilang, menyebabkan para pengungsi tidak bisa beristirahat dengan tenang. Kondisi stres sendiri tentu juga akan mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang, karena stress membuat orang kurang nafsu makan dan susah tidur.

Oleh karena itu harus diambil langkah-langkah untuk mengurangi penderitaan para pengungsi dan mengurangi dampak buruk akibat kondisi daya tahan tubuh yang menurun dan kondisi pengungsian yang tidak memadai.

"Beberapa upaya yang harus dilakukan adalah harus dipastikan bahwa para pengungsi harus mendapat makanan dan minuman yang cukup selama berada di pengungsian. Persedian air bersih untuk minum harus mencukupi. Menciptakan dapur-dapur umum yang tersedia, dan tentunya selalu mendapat suplai bahan makanan dan air bersih yang memadai untuk masak dan minum," lanjut dokter Ari.

Dokter Ari juga menyarankan hindari mengkonsumsi makanan matang yang sudah lewat waktu tanpa dihangatkan kembali untuk mencegah keracunan makanan.

baca juga

"Diusahakan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan fresh. Cuci tangan pakai sabun atau hand antiseptic. untuk menghindari infeksi usus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terus Bertambah, Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda Jadi 429 Orang

Terus Bertambah, Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda Jadi 429 Orang

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 13:59 WIB

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 09:36 WIB

Kapolda Banten Janji Segera Tetapkan Tersangka Pungli Korban Tsunami

Kapolda Banten Janji Segera Tetapkan Tersangka Pungli Korban Tsunami

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 07:45 WIB

Terkini

Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi

Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:22 WIB

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:14 WIB

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×