Lindungi Kesehatan Mental dari Media Sosial, 4 Cara Ini Bisa Dilakukan

Vika Widiastuti | Suara.com

Jum'at, 11 Januari 2019 | 13:39 WIB
Lindungi Kesehatan Mental dari Media Sosial, 4 Cara Ini Bisa Dilakukan
Ilustrasi media sosial. [Shutterstock]

Suara.com - Pernahkan merasa tidak enak bahkan tertekan setelah menggunakan media sosial? Dalam sebuah penelitian, penggunaan media sosial bahkan dikaitkan dengan perasaan kesepian dan depresi. Penelitian tersebut diterbitkan dalam Journal of Social and Clinical Psychology edisi 2018. 

Dilansir dari livestrong, psikolog Melissa G. Hunt menghubungkan, ketidakbahagiaan yang dirasakan orang ketika mereka menghabiskan waktu di media sosial dengan perbandingan sosial.

"Ketika kamu melihat kehidupan orang lain, khususnya di Instagram, mudah untuk menyimpulkan kehidupan orang lain lebih baik daripada kehidupanmu," katanya.

Berikut 4 cara lindungi kesehatan mentalmu dari media sosial, instagram.

1. Tentukan pemicu di media sosial

Ketahui apa yang membuat kamu marah. Misalnya adakah tipe tulisan atau orang tertentu yang membuat kamu tertekan? Lacak penggunaan dan suasana media sosial, dengan fokus pada perasaan harga diri, delapan atau 12 kali per hari.

Media sosial. (pixabay)
Media sosial. (pixabay)

2. Latih perasaanmu

Identifikasi media sosial mana yang membuat munculnya perasaan iri. Kenali respon refleksmu, yaitu pikiran dan perasaan negatif yang muncul secara spontan.

Bernapas dalam-dalam dan berkata, "Saya mengakui rasa iri ini (tarik napas) dan saya melepaskan rasa iri ini (hembuskan napas)."

3. Ubah perspektifmu

Cobalah untuk memandangi sesuatu secara berbeda. Tingkatkan kesadaran tentang distorsi kognitif dan belajar ulang membingkai keyakinan maladaptif menjadi pemikiran yang lebih sehat dan berdasarkan kenyataan.

4. Fokus pada apa yang baik dalam hidup

Bercermin dan bersyukur atas apa yang positif dalam hidup sangat penting dalam menangkal dampak negatif dari media sosial.

Faktanya, sebuah studi yang ditulis Lyubomirsky tahun 2017 menunjukkan bersyukur bisa mengurangi stres dan perasaan depresi sambil meningkatkan kepuasan, kesejahteraan, dan motivasi untuk memperbaiki diri secara keseluruhan.

Sumber: Himedik.com/Yuliana Sere

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernah Alami Body Shaming, Bella Hadid Curhat Soal Kesehatan Mental

Pernah Alami Body Shaming, Bella Hadid Curhat Soal Kesehatan Mental

Health | Kamis, 27 Desember 2018 | 16:05 WIB

Senang Nonton Drama Romantis, Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Lho!

Senang Nonton Drama Romantis, Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Lho!

Health | Jum'at, 21 Desember 2018 | 20:25 WIB

Peneliti: Punya Anak Kedua Bikin Kesehatan Mental Ibu Memburuk

Peneliti: Punya Anak Kedua Bikin Kesehatan Mental Ibu Memburuk

Health | Selasa, 18 Desember 2018 | 08:51 WIB

Kesehatan Mental Pekerja Juga Perlu Mendapat Perhatian

Kesehatan Mental Pekerja Juga Perlu Mendapat Perhatian

Health | Selasa, 11 Desember 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB