Selain Basmi Bau Kaki, Ini Manfaat Cuka Sari Apel Bagi Kulit

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 13 Januari 2019 | 15:30 WIB
Selain Basmi Bau Kaki, Ini Manfaat Cuka Sari Apel Bagi Kulit
Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Siapa yang tak mengenal manfaat dari cuka sari apel? Dikenal sebagai ramuan ajaib, cuka sari apel bisa membantu mulai dari menurunkan berat badan hingga menangani diabetes. Ketika digunakan dengan benar, bahan satu ini juga dapat bermanfaat bagi kulit Anda.

"Secara umum, cuka sari apel mungkin memiliki sifat antibakteri, anti-jamur dan antivirus," beber Dr Michael Kassardjian,  dokter kulit bersertifikat di Dermatology Coast di Torrance, California seperti mengutip Menshealth.

"Namun, cuka sari apel harus digunakan dengan hati-hati pada kulit, karena dapat menyebabkan iritasi besar ketika dioleskan tanpa diencerkan, menyebabkan luka bakar atau lecet," lanjut Dr Kassardjian.

Bagaimanapun, cuka sari apel memiliki sifat asam. Dan meskipun tersedia secara luas, menggunakannya untuk kukit tetap memerlukan kehati-hatian. Jadi Anda tidak boleh hanya mengoleskannya langsung dari botol.

"Ini benar-benar tergantung pada area mana Anda menggunakannya, untuk apa Anda menggunakannya, dan seberapa sensitif kulit Anda," kata Dr Kassardjian. 

"Saya akan mengatakan (untuk mengencerkannya) setidaknya satu bagian cuka sari apel ke empat bagian air, tetapi jika Anda memiliki kulit sensitif, lebih baik mulai lebih dekat dengan satu bagian cuka sari apel ke sepuluh bagian air," ujarnya.

Berikut ini empat manfaat cuka sari apel bagii kulit:


1. Mengatasi jerawat
Cuka sari apel dapat digunakan sebagai toner untuk mengatasi permasalah kulit ini.

"Ini dapat digunakan sebagai toner karena sifat anti-inflamasinya. Ini terdiri dari asam asetat dan asam alfa hidroksi," seru Dr Kassardjian. 

Asam asetat jelas dia memiliki efek keratolitik, pada dasarnya dapat membantu mencabut pori-pori yang tersumbat. Dan asam alfa hidroksi membantu mengelupaskan kulit, menghaluskan, memperbaiki tekstur kulit, dan juga membantu menyerap minyak berlebih pada kulit.

Selain itu, cuka sari apel dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH kulit Anda. Dengan mengurangi kadar pH kulit, dapat membantu mengeringkan bintik-bintik jerawat dan mengangkat sel kulit mati.


2. Melawan bau kaki
"Asam-asam dalam cuka sari apel membantu mengubah kadar pH kulit Anda. Selain sifat antibakteri dan anti-jamurnya, perubahan ini dapat membantu melawan bau," kata Dr. Kassardjian.

slsifat antijamur dari cuka sari apel dapat membantu mengobati jamur untuk membantu mengurangi bau. Jika kaki Anda bau karena keringat berlebih, sifat antibakteri di cuka sari apel juga dapat membantu melawan bakteri penyebab bau.


3. Gigitan serangga
Cuka sari apel adalah obat rumahan yang baik dalam penggunaan gigitan serangga (seperti gigitan nyamuk) karena sifat anti-inflamasinya. Ini dapat membantu meringankan sensasi gatal dan menenangkan kulit, "kata Dr. Kassardjian.

4. Paronychia 
Paronychia adalah istilah medis untuk kulit yang sangat terinfeksi di sekitar kuku Anda (kemungkinan besar karena menarik hangnail). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tips Basmi Ketombe dengan Keramas Cuka Apel

3 Tips Basmi Ketombe dengan Keramas Cuka Apel

Health | Rabu, 19 Desember 2018 | 08:51 WIB

5 Bahaya Efek Samping Kebanyakan Minum Sari Cuka Apel

5 Bahaya Efek Samping Kebanyakan Minum Sari Cuka Apel

Health | Rabu, 26 September 2018 | 18:37 WIB

Benarkah Cuka Sari Apel Bisa Obati Infeksi Saluran Kemih?

Benarkah Cuka Sari Apel Bisa Obati Infeksi Saluran Kemih?

Lifestyle | Kamis, 13 September 2018 | 15:08 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB