5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 24 Januari 2019 | 10:05 WIB
5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi
Ilustrasi bayi. [shutterstock]

Suara.com - Metode Montessori adalah suatu metode pendidikan yang biasa diterapkan pada anak-anak usia pra-sekolah dan sekolah dasar. Namun, tahukah jika Anda juga dapat mulai menggunakan metode Montessori pada bayi yang baru lahir?

Metode belajar dengan Montessori sendiri diyakini dapat membuat anak menjadi lebih mandiri, kreatif, dan memiliki kemampuan motorik yang lebih baik. Tertarik menerapkannya pada si kecil? Ini 5 cara sederhana belajar dengan metode Montessori pada bayi, seperti dilansir dari Mother.ly.

1. Berikan ia kebebasan bergerak
Ini artinya, Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menggendong, dan memilih untuk meletakkannya di kereta dorong, bouncer, ataupun ayunan bayi. Dengan begitu, si kecil dapat berlatih menggerakkan tangan dan kaki, serta mengangkat kepala mereka dengan bebas.

Untuk bayi yang lebih besar, kebebasan bergerak mungkin termasuk membiarkan mereka menarik benda-benda dan merayap di sekitar ruangan, daripada menempatkan mereka di baby walker atau memegang tangan mereka saat mereka berjalan.

Kebebasan bergerak sangat baik tidak hanya untuk pengembangan motorik kasar, tapi juga merupakan pembangun kepercayaan diri yang hebat. Ini mengirimkan pesan yang jelas kepada anak Anda bahwa Anda yakin mereka mampu mengembangkan otot dan kemampuan mereka sendiri.

2. Gunakan komunikasi
Komunikasi yang baik adalah ciri khas Montessori untuk anak-anak di segala usia, dan ini tentunya dapat dimulai sejak lahir. Awalnya mungkin terasa konyol, tetapi cobalah meminta izin bayi Anda setiap kali Anda akan menggendong mereka. Biarkan mereka tahu kapan waktunya untuk makan atau waktu untuk ganti popok.

Meskipun, tentu saja, mereka belum dapat menjawab, mereka akan memahami nada suara Anda. Dan jika Anda bertanya secara teratur, mereka mungkin mulai merespons dengan cara lain, seperti meraih atau tersenyum kepada Anda.

Ingat, gunakan bahasa yang baik dan tepat, ya. Misalnya, alih-alih menyebut "meong", katakan saja "kucing".

3. Pengasuhan sebagai bonding
Tugas pengasuhan, seperti memberi makan dan mengganti popok, jelas merupakan pekerjaan yang tidak ada habisnya dan dapat benar-benar melelahkan, terutama dalam beberapa bulan pertama. Di Montessori, mereka mencoba melihat kegiatan ini sebagai waktu untuk mempererat bonding.

baca juga

Jangan tergoda untuk membuka gadget dan melihat media sosial saat menyusui, atau terburu-buru mengganti popok agar Anda bisa lebih bebas. Jadikan momen pengasuhan ini sebagai kesempatan untuk melakukan kontak mata dengan si kecil.

Montessori juga memandang kegiatan ini sebagai kolaborasi. Untuk bayi, misalnya, kolaborasi mungkin bisa melalui berbicara dengan mereka tentang apa yang Anda lakukan, atau mengikuti petunjuk mereka ketika mereka perlu makan dan tidur. Sedangkan untuk anak yang lebih besar, Anda dapat melibatkan mereka misal dengan meminta mereka merangkak ke arah Anda, atau menawarkan dua jenis makanan untuk mereka pilih.

4. Berikan waktu bagi mereka untuk mandiri
Bayi sangat bergantung pada kita, tetapi kita tetap dapat membantu mereka mengembangkan kemandirian sejak awal.

Kita dapat mencari saat-saat ketika bayi merasa tenang, dan membiarkan mereka bermain sendiri, atau sekadar berbaring tanpa digendong. Kita dapat memberi mereka waktu untuk melihat-lihat ruangan dan menjelajahi dunia baru mereka secara visual tanpa berinteraksi atau mengalihkan perhatian mereka.

Setiap bayi memang berbeda, dan toleransi setiap bayi untuk momen-momen ini unik. Beberapa bayi mungkin cukup puas untuk berbaring sendiri sementara waktu, sementara yang lain tampaknya ingin dipegang atau digendong terus-menerus.

5. Lakukan pengamatan
Pengamatan adalah salah satu prinsip terpenting Montessori untuk segala usia. Setiap anak berada pada jalur perkembangan mereka sendiri dan satu-satunya cara kita dapat benar-benar mengetahui apa yang sedang mereka butuhkan, tantangan apa yang mereka siapkan, adalah melalui pengamatan yang cermat.

Secara alami, Anda menghabiskan banyak waktu mengawasi bayi baru Anda. Dengan mengamatinya, Anda bisa melihat keterampilan baru apa yang mungkin dimiliki bayi Anda, bagian mana dari ruangan yang mereka pandangi dengan ketertarikan yang memikat.

Jenis pengamatan ini akan membantu Anda mengetahui mainan apa yang bisa diberikan kepada si kecil, dan ini juga akan membantu Anda mengenal mereka secara lebih mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunda Pengobatan Kanker demi Melahirkan Bayinya, Wanita ini Meninggal

Tunda Pengobatan Kanker demi Melahirkan Bayinya, Wanita ini Meninggal

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:57 WIB

Bikin Sewot, Cerita Ibu Minta ASI Perempuan Lain untuk Anaknya

Bikin Sewot, Cerita Ibu Minta ASI Perempuan Lain untuk Anaknya

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:45 WIB

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:59 WIB

Terkini

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak

Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara

Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun

Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:45 WIB

WhatsApp Rilis Fitur '@semua' dan Polling Pintar, Solusi Akhir Drama Chat Grup yang Berisik!

WhatsApp Rilis Fitur '@semua' dan Polling Pintar, Solusi Akhir Drama Chat Grup yang Berisik!

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan

Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung

Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Indosat Ubah Cara Gamer Menikmati Dunia Digital, 5G Jadi Mesin Utama HoYo FEST 2026

Indosat Ubah Cara Gamer Menikmati Dunia Digital, 5G Jadi Mesin Utama HoYo FEST 2026

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:34 WIB

Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya

Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:32 WIB

×