Ini Alasan Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 24 Januari 2019 | 11:53 WIB
Ini Alasan Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir
Bayi Mandi [Shutterstock]

Suara.com - Menunda mandi pertama sesaat setelah bayi dilahirkan dapat meningkatkan keberhasilan ibu menyusui bayi secara eksklusif. Hal ini diungkapkan sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursinglinks.

Peneliti studi ini, Heather Condo DiCioccio, adalah spesialis pengembangan keperawatan profesional untuk Unit Ibu dan Bayi di Rumah Sakit Klinik Cleveland Hillcrest di Mayfield Heights, Ohio.

Kepada Today ia mengatakan jika penelitiannya didasari oleh banyak pasien, yang saat ini semakin banyak yang meminta para staf rumah skait untuk menunda mandi pertama bayi mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagian dari alasan ini mungkin dikarenakan adanya anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO tentang memandikan bayi baru lahir. WHO merekomendasikan bayi tidak boleh mandi selama 24 jam pertama dalam hidup mereka. Tetapi sayangnya, anjuran tersebut tidak disertai dengan alasan.

Penelitian DiCioccio melibatkan hampir 1.000 pasang ibu dan bayi. Sekitar setengah dari bayi dimandikan dalam waktu 2 jam setelah kelahiran, sesuai kebijakan rumah sakit. Sisanya mengatakan bahwa mereka menunda mandi pertama pada bayi hingga setidaknya selama 12 jam setelah dilahirkan. Demikian seperti dilansir dari laman Mother.ly.

Para peneliti menemukan hubungan antara menunda mandi dan kemudahan menyusui bayi secara eksklusif, tetapi mereka tidak bisa menjawab mengapa. DiCioccio berpikir itu mungkin ada hubungannya dengan indera penciuman bayi.

"Mereka telah berenang dalam cairan ketuban selama 38-40 minggu, dan payudara ibu mengeluarkan bau yang mirip dengan cairan ketuban itu," katanya.

"Jadi, pemikirannya adalah mungkin dua aroma ini membantu bayi lebih mudah menemukan sesuatu yang nyaman dan sudah familiar dengan mereka, yang tentunya mereka sukai," tambah dia.

Bagi DiCioccio, apa pun yang dapat membantu ibu menyusui, akan disambut baik, tetapi hubungan menyusui bukan satu-satunya manfaat untuk menunda mandi pertama.

baca juga

Dia mencatat bahwa menjaga vernix atau lapisam lemak putih pada bayi lebih lama memungkinkan bayi memperoleh manfaat dari sifat antimikroba dan dapat membantu perkembangan paru-paru mereka.

Namun, terkadang bayi memang perlu mandi segera setelah lahir. Apalagi saat ibu berhadapan dengan masalah kesehatan yang dapat membuat bayi terpapar patogen yang ditularkan melalui darah (seperti HIV, lesi herpes aktif atau hepatitis B atau C), mandi lebih cepat setelah kelahiran masih terbaik, DiCioccio menjelaskan.

Ya, tidak semua orangtua ingin menunda mandi pertama bayi, dan itu tidak apa-apa, kata DiCioccio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi

5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 10:05 WIB

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:59 WIB

Ini Manfaat Gerak Refleks Bayi Baru Lahir

Ini Manfaat Gerak Refleks Bayi Baru Lahir

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 09:55 WIB

Terkini

12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026

Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah

Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter

Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat

Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit

Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN

Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:26 WIB

AI Mengubah Dunia Kerja, Karyawan Tak Cukup Lagi Hanya Andalkan Pengalaman

AI Mengubah Dunia Kerja, Karyawan Tak Cukup Lagi Hanya Andalkan Pengalaman

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:21 WIB

×