Ini Manfaat Gerak Refleks Bayi Baru Lahir

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 23 Januari 2019 | 09:55 WIB
Ini Manfaat Gerak Refleks Bayi Baru Lahir
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap bayi yang lahir ke dunia memiliki gerak refleks pertama yang punya manfaat untuk dirinya maupun sang ibu. Semua gerakan yang ia lakukan, menurut Dyah Pratitasari, seorang Doula, Guru Prenatal dan Postpartum Yoga, dan Konselor Menyusui, memiliki artinya sendiri.

Pertama, jelas perempuan yang akrab disapa Prita ini, sesaat setelah dilahirkan, bayi akan beristirahat, tidur, atau diam berkedip. Begitu tubuhnya diangkat, bayi akan menangis sebagai napas pertamanya yang menandakan paru-parunya bekerja.

"Kalau semua oke, kondisi ibu dan bayi stabil, biasanya IMD (Inisiasi Menyusui Dini) akan dilakukan. Di sinilah bayi akan masuk ke fase siaga, di mana dia akan melek, mengangkat kepalanya, dan menengok kanan atau kiri," ujar perempuan berhijab ini pada Suara.com.

Saat dalam posisi IMD, gerakan selanjutnya, kaki bayi mulai akan menjejak-jejak. Gerakan ini sangat berperan penting untuk melahirkan plasenta. Saat bayi menjejak, rahim seakan seperti dicolek, mengalami kontraksi dan mendorong plasenta untuk lahir.

Selanjutnya, kata dia, aerola ibu yang berwarna gelap akan menuntun bayi menuju sumber makanan mereka untuk pertama kalinya. Dalam posisi ini, biasanya bayi akan mematuk dada, mengikuti cairan pertama payudara ibu yang aromanya mirip seperti air ketuban yang dikenal bayi selama dalam kandungan.

"Gerakan mematuk ini fungsinya untuk mempersiapkan payudara menyiapkan ASI (Air Susu Ibu) seperti gerakan memijat," ungkap dia.

Begitu dekat dengan puting, bayi lebih dulu akan mengulum dan menjilat puting ibu, baru dia akan menangkap dan menghisapnya. Hanya si bayilah yang mengetahui kadar oksitoksin di otak ibu. Dengan mengulum dan menjilat, hormon oksitoksin ibu akan dirangsang, sehingga ia merasa nyaman dan memerintahkan hormon prolaktin untuk memproduksi ASI.

"Di saat bayi melakukan gerak reflek pertamanya, ayah wajib melihatnya. Bagaimana semua itu terjadi. Kalau di umat Muslim, saat IMD, ayah bisa sambil mengazankan anaknya," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Mahasiswa di Surabaya Nekat Jual Bayi, Alasannya Bikin Miris

Dua Mahasiswa di Surabaya Nekat Jual Bayi, Alasannya Bikin Miris

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 08:33 WIB

Moms, Begini Caranya Menstimulasi Indera Penglihatan Bayi

Moms, Begini Caranya Menstimulasi Indera Penglihatan Bayi

Health | Minggu, 20 Januari 2019 | 07:30 WIB

Ibu Ini Lahirkan Bayi Setelah Dapat Donor Rahim dari Wanita yang Meninggal

Ibu Ini Lahirkan Bayi Setelah Dapat Donor Rahim dari Wanita yang Meninggal

Health | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:22 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB