Telur dari Ayam Hasil Rekayasa Genetik Ini Bisa Jadi Obat untuk Kanker

Vika Widiastuti

Selasa, 29 Januari 2019 | 13:54 WIB
Telur dari Ayam Hasil Rekayasa Genetik Ini Bisa Jadi Obat untuk Kanker
Ilustrasi ayam (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Para penelitian melakukan eksperimen rekayasa genetika terhadap ayam. Ayam-ayam hasil penelitian tersebut bisa menghasilkan telur yang mengandung obat untuk radang sendi dan beberapa jenis kanker. 

Menurut Lissa Herron, dari Roslin Tenchnologies di Edinburgh, ayam-ayam itu tidak menderita, bahkan lebih dimanjakan dibanding hewan ternak pada umumnya.

''Mereka dipelihara di kandang yang sangat besar. Mereka diberi makan dan minum dan dirawat tiap hari oleh teknisi yang sangat terlatih, dan menjalani kehidupan yang cukup nyaman,'' kata Herron.

''Setahu ayam itu, dirinya hanya mengeluarkan telur biasa. Kesehatannya tidak terpengaruh, ayam itu hanya bertelur seperti biasa.''

Dilansir HiMedik dari BBC, Senin (28/1/2019) kemarin, obat-obatan dari telur ayam itu 100 kali lebih murah jika diproduksi setelah dikeluarkan induknya daripada setelah diproduksi di pabrik. Hal yang paling membuat harganya lebih rendah yakni, kandang ayam jauh lebih murah daripada ruangan bersih dan sangat steril untuk produksi pabrik.

Telur ayam kampung. (unsplash/@Erol Ahmed)
Telur ayam kampung. (unsplash/@Erol Ahmed)

Banyak penyakit menyerang karena tubuh tidak memproduksi cukup bahan kimia atau protein tertentu secara alami. Penyakit semacam ini bisa di atasi dengan obat-obatan yang mengandung protein yang kurang tadi. Obat-obatan ini diproduksi secara sintetis oleh perusahaan farmasi, dan biaya produksinya bisa sangat mahal.

Herron dan rekan-rekannya pun mengurangi biaya tersebut dengan memasukkan gen manusia, yang biasanya menghasilkan protein pada manusia, ke dalam DNA ayam yang berkaitan dengan produksi putih telur ayam.

Tim ini berfokus pada dua protein yang penting bagi sistem kekebalan: satu adalah IFNalpha2a, yang memiliki efek antivirus dan anti-kanker yang kuat, dan yang lainnya adalah makrofag-CSF, yang sedang dikembangkan sebagai terapi untuk merangsang jaringan yang rusak untuk memperbaiki diri.

Tiga telur cukup untuk menghasilkan dosis obat, dan ayam-ayam ini dapat menghasilkan hingga 300 telur per tahun.

baca juga

(HiMedik.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan Ayam Goreng Setiap Hari? Diintai Kematian Lebih Cepat Lho

Makan Ayam Goreng Setiap Hari? Diintai Kematian Lebih Cepat Lho

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 10:30 WIB

Bagaimana Atasi Rasa Cemas Berlebihan? Berikut Obat Alaminya

Bagaimana Atasi Rasa Cemas Berlebihan? Berikut Obat Alaminya

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 07:37 WIB

Studi Terbaru Tentang Aspirin dan Risiko yang Mengintainya

Studi Terbaru Tentang Aspirin dan Risiko yang Mengintainya

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 12:34 WIB

7 Benda Ini Seharusnya Tidak Boleh Berada dalam Kamar Mandi

7 Benda Ini Seharusnya Tidak Boleh Berada dalam Kamar Mandi

Health | Selasa, 01 Januari 2019 | 10:49 WIB

Manfaat Makan Telur Puyuh, Banyak Kandungan Nutrisinya Lho

Manfaat Makan Telur Puyuh, Banyak Kandungan Nutrisinya Lho

Health | Jum'at, 28 Desember 2018 | 12:05 WIB

Terkini

Guru Besar FKUI: Dampak Kesehatan Asap Karhutla Sudah Diperingatkan Sejak 26 Tahun Lalu

Guru Besar FKUI: Dampak Kesehatan Asap Karhutla Sudah Diperingatkan Sejak 26 Tahun Lalu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Mengenang Omongan Prabowo 2015: Saat Karhutla Tak Kunjung Berstatus Bencana Nasional

Mengenang Omongan Prabowo 2015: Saat Karhutla Tak Kunjung Berstatus Bencana Nasional

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Bukan Cuma 11 Pemain, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya 3 Skuad Sekaligus

Bukan Cuma 11 Pemain, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya 3 Skuad Sekaligus

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Polisi Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Bukan Bom, Tabung Etilen 52 Kg Ditemukan di TKP

Polisi Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Bukan Bom, Tabung Etilen 52 Kg Ditemukan di TKP

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Puslabfor Temukan Tabung Etilen 52 Kg di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel

Puslabfor Temukan Tabung Etilen 52 Kg di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Kenapa BBM Pertalite Langka?  Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Kenapa BBM Pertalite Langka? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penjualan Nyungsep, SUV Mewah VW Mulai Dibanting Harga

Penjualan Nyungsep, SUV Mewah VW Mulai Dibanting Harga

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Eksistensi Sambel Pecel Sebagai Lauk Ekonomis yang Cocok Buat Anak Kosan!

Eksistensi Sambel Pecel Sebagai Lauk Ekonomis yang Cocok Buat Anak Kosan!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:46 WIB

KPK Tahan Lima Tersangka dalam Korupsi BNPB

KPK Tahan Lima Tersangka dalam Korupsi BNPB

Foto | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:43 WIB

×