Istri Kena Diabetes, Cerita Suami Saat Mendampingi Ini Romantis Banget

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 06 Februari 2019 | 21:52 WIB
Istri Kena Diabetes, Cerita Suami Saat Mendampingi Ini Romantis Banget
Seorang perempuan pengidap diabetes menceritakan perjuangan sang suami saat mendampinginya. (ShutterstocK)

Suara.com - Istri Kena Diabetes, Cerita Suami Saat Mendampingi Ini Romantis Banget

Kisah cinta bisa datang dari siapa saja, termasuk dari seorang pengidap diabetes. Seorang perempuan pengidap diabetes menceritakan perjuangan sang suami saat mendampinginya.

Dilansir Himedik dari WebMD, sepasang pasutri menceritakan pengalaman berjuang bersama menghadapi diabetes. Begini kisahnya:

"Romansa muncul dalam berbagai bentuk. Selama tiga puluh lima tahun pernikahan kami, suamiku, J, telah memberikan banyak tanda cintanya, bahkan lebih romantis daripada yang lain.

Tapi mungkin hadiah terbesarnya adalah sejuta hal kecil yang dia lakukan selama bertahun-tahun untuk membantu saya hidup dengan baik dengan tipe 2.

Saat kamu didiagnosis menderita diabetes tipe 2, ada banyak pembicaraan tentang diet, olahraga, gula darah, trigliserida, HDL, LDL, dan banyak lagi. Yang kurang dibahas adalah dukungan emosional.

Penyakit kronis seperti diabetes dapat mengaduk-aduk perasaanmu. Marah, bosan, kegelisahan, dan frustrasi adalah beberapa contoh.

Selama bertahun-tahun berurusan dengan tipe 2, saya telah melewati semua ini, tetapi satu hal yang selalu membantu saya bangkit kembali adalah dukungan terus-menerus dari suami saya.

Walaupun saya sering mengatakan bahwa diabetes bisa menjadi perkara yang harus dilakukan semuanya sendiri, mulai dari memantau diet, olahraga, gula darah, obat-obatan, dan berat badan, dukungannya di semua bidang ini telah berarti dunia bagi saya dan untuk perawatan diabetes saya.

Bantuan J. hadir dalam banyak bentuk. Kadang-kadang sesederhana seperti berlari ke lantai bawah untuk monitor glukosa darah dan strip ketika saya merasa gemetar.

Memastikan saya tidak pergi terlalu lama tanpa makan, ketika saya terlalu asyik bekerja. Atau mengingatkan saya untuk tetap terhidrasi, ketika kami berada di pantai.

Begitu pula saat kami bepergian, dia menemani berjalan di samping saya untuk mencapai 10.000 langkah harianku.

Tapi mungkin lebih tepatnya, dia ada di sana untuk menenangkan perasaanku. Hari-hari ketika aku tidak bisa mendapatkan pembacaan glukosa darah ke tingkat yang aku inginkan, hari-hari ketika aku ingin mengatakan apa-apa dengan seluruh penyakit.

Hari-hari ketika aku tidak tahan memikirkan janji dengan dokter lain atau satu lagi pengungkapan kerusakan kondisi tubuh yang disebabkan oleh penyakitku.

Ditambah lagi, dia sudah berada di ruangan di mana itu terjadi. Ketika aku terkejut dengan berita diabetes gestasional selama kehamilan pertamaku, dia mengambil alih dan menanyakan pertanyaan penting dari dokter kami.

Ilustrasi pasangan berobat ke dokter bersama. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan berobat ke dokter bersama. (Shutterstock)

Dia mendukungku ketika aku memutuskan untuk menghindari insulin dan berolahraga dua jam sehari selama kehamilan itu. Dan dia melakukan hal yang sama ketika aku belajar memberi diriku suntikan insulin selama waktuku.

Dia menjalani dua upayaku untuk mengganti metformin dan repaglinide dengan dua suntikan berbeda yang membuatku mual yang mengerikan dan tak berujung.

Untuk pekerjaanku yang sering berpusat pada penulisan tentang diabetes, dia adalah papan suaraku tentang bagaimana membuat terapi baru dan penemuan yang ramah konsumen.

Kami telah mendiskusikan semuanya, mulai dari eksperimen transplantasi pulau kecil untuk penderita diabetes tipe 1 yang rapuh hingga pedoman baru tentang obat diabetes yang benar-benar membantu mencegah masalah jantung. Bahkan dia juga mengaku tidak bosan.

Sumpah pernikahan mencakup kesetiaan selama sakit dan kesehatan. Bagi orang-orang muda di ambang kehidupan mereka, kata-kata khusus ini mungkin berlalu begitu saja. Tapi seiring bertambahnya usia, sumpah khusus ini menjadi lebih bergema. Dan itu benar."

Duh romantis banget ya kisah suami dan istri yang mengidap diabetes ini. (Himedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paket Romantis Rayakan Valentine di Fairmont Jakarta

Paket Romantis Rayakan Valentine di Fairmont Jakarta

Press Release | Rabu, 06 Februari 2019 | 15:00 WIB

Lelaki Ini Melamar Kekasihnya dengan Tulisan Romantis di Atas Salju

Lelaki Ini Melamar Kekasihnya dengan Tulisan Romantis di Atas Salju

Lifestyle | Rabu, 06 Februari 2019 | 07:30 WIB

Al Ghazali dan Alyssa Anniversary di Bali, Cium Kening di Sarang Burung

Al Ghazali dan Alyssa Anniversary di Bali, Cium Kening di Sarang Burung

Lifestyle | Kamis, 31 Januari 2019 | 09:05 WIB

Pertama Di Dunia, Roti Canai Rendah Gula untuk Pengidap Diabetes!

Pertama Di Dunia, Roti Canai Rendah Gula untuk Pengidap Diabetes!

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 12:40 WIB

Tewas Digorok di Ranjang, Jajuli Ternyata Dibunuh Istri dan Kekasih Gelap

Tewas Digorok di Ranjang, Jajuli Ternyata Dibunuh Istri dan Kekasih Gelap

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 20:17 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB