Hamil di Luar Nikah Jadi Penyebab Utama Perkawinan Anak

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Rabu, 13 Februari 2019 | 10:47 WIB
Hamil di Luar Nikah Jadi Penyebab Utama Perkawinan Anak
Bahaya perkawinan anak karena kurangnya pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi. (Shutterstock)

Suara.com - Hamil di Luar Nikah Jadi Penyebab Utama Perkawinan Anak

Perkawinan anak di bawah 18 tahun masih lazim terjadi di daerah pedesaan. Penelitian mengungkap penyebab utama perkawinan anak adalah kehamilan yang tak diinginkan, alias hamil di luar nikah.

Penelitian yang dilakukan oleh Yasasan Kesehatan Perempuan pada 2009 menunjukkan bahwa ada 690.000 kasus perkawinan anak di bawah usia 18 tahun.

Tak hanya itu, perkawinan anak seringkali berujung pada persalinan di usia muda karena tak sedikit yang langsung memiliki anak segera setelah perkawinan. Bahkan, Indonesia masih memiliki angka yang cukup tinggi terkait hal ini, yaitu 48 per 1.000 perempuan di tahun 2010.

"Berdasarkan penelitian kita, beberapa kota di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Bojonegoro, Blitar dan Sampang, kebanyakan pernikahan anak itu bukan cuma sekedar dinikahkan saja supaya orangtuanya lepas dari tanggung jawab, tapi justru karena kehamilan yang tidak diinginkan. Dinikahkan untuk menutupi aib. Jadi banyak, saat di pelaminan mereka perutnya sudah besar," ungkap Herna Lestari, Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan pada Suara.com, Selasa (12/2/2019) di Jakarta.

Herna melanjutkan, sebenarnya hal tersebut bukanlah solusi. Sebabnya, persalinan di usia muda dapat membahayakan ibu dan bayinya.

Saat persalinan ditunda, maka kesehatan ibu dan bayi tentu menjadi lebih baik. Belum lagi, lanjut Herna, perkawinan sering dianggap sebagai yang memudahkan.

Padahal, ketika sudah menikah, mereka akan mengalami banyak permasalahan lainnya. Salah satunya tanggung jawab yang belum siap untuk mereka pikul.

Mulai dari sulitnya membesarkan anak, keinginan untuk bebas bermain yang harus dibatasi, termasuk urusan ekonomi, karena pada usia tersebut, mereka akan sulit mencari pekerjaan.

baca juga
Ilustrasi perkawinan anak. (Shutterstock)
Perkawinan anak banyak terjadi karena hamil di luar nikah. (Shutterstock)

Pentingnya Pendidikan Kesehatan Seksual dan Reproduksi pada Remaja

Hal inilah yang menurut Herna, membuat pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi sangat penting dilakukan di kalangan remaja. Apalagi, permasalahan yang terjadi pada remaja terkait hal tersebut adalah karena kurangnya akses informasi yang benar dan dapat dipercaya.

Mereka hanya mengetahui bagian luarnya, dengan mitos-mitos yang seringkali menyertai. Hingga akhirnya mereka terjebak dengan kehamilan yang tidak diinginkan karena mereka tidak memahami dampaknya.

"Remaja itu kan seperti bola basket, semkain ditekan akan semakin melambung. Tidak bisa mereka dilarang, jangan. Jadi bagaimana caranya? Mereka kita ajak berpikir bersama-sama. Buat mereka menyadari tubuhnya sendiri. Tau bagaimana melindungi tubuhnya sendiri. Kamu mau pilih yang mana, kalau kamu melakukan ini, dapetnya akan seperti ini," jelas Herna lebih lanjut.

Pendidikan ini dilakukan untuk memberikan wawasan kepada remaja tentang berbagai isu kesehatan seksual dan reproduksi, yang mencakup kehamilan tidak diinginkan, aborsi tidak aman, infeksi menular seksual, termasuk HIV & AIDS sehingga dapat mendorong perkawinan dan kelahiran pada remaja.

Itulah pentingnya pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan perkawinan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadek Pratita Citta Dewi: Mesti Bagi Waktu Srikandi Cup dan Kuliah

Kadek Pratita Citta Dewi: Mesti Bagi Waktu Srikandi Cup dan Kuliah

Sport | Selasa, 12 Februari 2019 | 16:15 WIB

Termometer Dikira Testpack, Obrolan Pasangan Remaja Ini Viral di Internet

Termometer Dikira Testpack, Obrolan Pasangan Remaja Ini Viral di Internet

Lifestyle | Senin, 11 Februari 2019 | 20:51 WIB

Heboh Pernikahan Anak 11 Tahun di Malaysia, Korban dari Rohingya

Heboh Pernikahan Anak 11 Tahun di Malaysia, Korban dari Rohingya

Lifestyle | Minggu, 10 Februari 2019 | 21:25 WIB

Gubuk PAUD SAAJA, Potret Pendidikan Belum Merata di Jakarta

Gubuk PAUD SAAJA, Potret Pendidikan Belum Merata di Jakarta

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 12:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Esa Unggul Gandeng Universitas di China

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Esa Unggul Gandeng Universitas di China

Press Release | Rabu, 06 Februari 2019 | 11:30 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×