Studi : Efek Samping Pil KB Bisa Bikin Perempuan Sulit Membaca Emosi

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Sabtu, 16 Februari 2019 | 07:30 WIB
Studi : Efek Samping Pil KB Bisa Bikin Perempuan Sulit Membaca Emosi
Ilustrasi pil KB (shutterstock)

Suara.com - Studi : Efek Samping Pil KB Bisa Bikin Perempuan Sulit Membaca Emosi

Studi terbaru menemukan bahwa perempuan yang menggunakan kontrasepsi oral atau pil KB dapat memberikan efek kesulitan membaca emosi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Neuroscience menunjukkan, pil KB dapat mempengaruhi kesehatan mental dan khususnya kemampuan untuk memahami ekspresi wajah.

Padahal sejauh ini, efek samping pil KB hanya diketahui berdampak pada hal-hal fisik seperti penambahan berat badan dan sakit kepala.

Namun, para ilmuwan di Universitas Greifswald di Jerman mempelajari 95 wanita sehat berusia antara 18 dan 35-42 yang di antaranya meminum pil KB.

Mereka diperlihatkan gambar daerah di sekitar mata di wajah orang dan diminta untuk memilih dari empat label untuk menggambarkan emosi. Dalam gambar ada satu 'target' emosi, sedangkan tiga label lainnya adalah 'pengacau'.

Hasilnya, mereka yang menggunakan pil KB tidak akurat dalam memahami dan membaca emosi. Para penulis mengatakan, ''Meskipun penggunaan pil KB meluas, sangat sedikit yang diketahui tentang efek kontrasepsi oral terhadap emosi, kognisi, dan perilaku.''

Temuan ini menunjukkan bahwa kontrasepsi oral merusak kemampuan untuk mengenali ekspresi emosional orang lain, yang mungkin memiliki konsekuensi serius dalam konteks interpersonal.

''Untuk menyelidiki lebih lanjut efek kontrasepsi oral pada pengenalan emosi, kami menguji apakah wanita yang menggunakan pil KB akan kurang akurat dalam pengakuan ekspresi emosional yang kompleks daripada wanita yang tidak menggunakan,'' ujar peneliti seperti dilansir Metro, Jumat (15/2/2019).

Selanjutnya, mereka mengeksplorasi apakah perbedaan dalam pengenalan emosi akan tergantung pada fase siklus menstruasi wanita atau tidak.

''Kami menemukan bahwa wanita dengan penggunaan kontrasepsi oral memang kurang akurat dalam pengenalan ekspresi kompleks daripada wanita tanpa penggunaan pil KB,'' lanjut tim peneliti.

Setelah diteliti lebih lanjut, perbedaan-perbedaan dalam pengenalan emosi ini rupanya tidak tergantung pada fase siklus menstruasi wanita.

Temuan ini menunjukkan bahwa pil KB merusak pengenalan emosi perempuan. Untuk itu, perlu diperhatikan ketika memberi tahu wanita tentang efek samping penggunaan pil KB. [Dewiku.com/ Yasinta Rahmawati]

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Nonton Film, Ini Aktivitas yang Bikin Pasangan Makin Lengket

Bukan Cuma Nonton Film, Ini Aktivitas yang Bikin Pasangan Makin Lengket

Lifestyle | Jum'at, 15 Februari 2019 | 19:05 WIB

Minum Pil KB, Perempuan Bisa Sulit Membaca Ekspresi Wajah Orang Lain

Minum Pil KB, Perempuan Bisa Sulit Membaca Ekspresi Wajah Orang Lain

Health | Jum'at, 15 Februari 2019 | 11:01 WIB

Konsumsi Pil KB Bisa Merusak Hubungan Suami Istri, Kenapa?

Konsumsi Pil KB Bisa Merusak Hubungan Suami Istri, Kenapa?

Lifestyle | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:53 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB