Jangan Sampai Sakit-Sakitan, Begini 7 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Vania Rossa Suara.Com
Rabu, 13 Maret 2019 | 10:22 WIB
Jangan Sampai Sakit-Sakitan, Begini 7 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Suara.com - Anak-anak rentan sakit, terutama penyakit infeksi akibat paparan kuman, virus, atau parasit. Penyebabnya karena kekebalan tubuh anak masih lemah. Demikian dikatakan Charles Shubin, M.D., seorang profesor pediatri di University of Maryland, Baltimore.

Seiring dengan pertambahan usia, anak-anak meningkatkan kekebalan tubuh mereka dengan melawan serangkaian kuman, virus, dan parasit. Itu sebabnya, banyak dokter anak menganggap pilek, flu, atau infeksi telinga yang berlangsung 6-8 kali per tahun pada anak adalah hal normal.

Tetapi, sebagai orangtua, tentu kita ingin anak-anak selalu sehat dan tak sakit-sakitan. Bisa, kok. Seperti dilansir dari laman Parents, cukup lakukan 7 kebiasaan sehat berikut untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.

1. Berikan lebih banyak buah dan sayuran
Anak-anak cenderung akan memakan apapun yang disajikan orangtuanya. Jadi, pastikan Anda memberinya lebih banyak buah dan sayuran dalam menu sehari-harinya.

Buah-buahan mengandung fitonutrien penambah kekebalan tubuh, demikian dikatakan William Sears, M.D., penulis The Family Nutrition Book. Fitonutrien dapat meningkatkan produksi sel darah putih dan interferon tubuh yang membantu melawan infeksi dan menghalangi virus masuk ke dalam tubuh.

Studi juga menunjukkan bahwa diet kaya fitonutrien dapat melindungi terhadap penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung saat dewasa. Usahakan anak Anda makan lima porsi buah dan sayuran sehari. Sebagai patokan, satu porsi adalah sekitar dua sendok makan untuk balita, dan 1 cangkir untuk anak-anak yang lebih besar.

2. Pastikan waktu tidur cukup
Studi pada orang dewasa menunjukkan bahwa kurang tidur dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit, karena menurunnya sistem kekebalan tubuh. Dan hal yang sama berlaku untuk anak-anak, demikian dikatakan Kathi Kemper, M.D., direktur Pusat Pendidikan dan Penelitian Pediatrik Holistik di Rumah Sakit Anak Boston.

Anak-anak yang berada di tempat penitipan anak sangat berisiko kekurangan tidur, karena suasana yang berisik menyulitkan mereka untuk tidur siang. Tapi, berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan anak-anak? Bayi yang baru lahir mungkin memerlukan waktu tidur hingga 18 jam sehari, balita membutuhkan 12 hingga 13 jam, dan anak-anak prasekolah membutuhkan sekitar 10 jam. "Jika anak Anda tidak bisa atau tidak mau tidur siang, cobalah untuk mengajaknya tidur lebih awal," kata Dr. Kemper.

3. Berikan ASI pada bayi Anda
ASI mengandung antibodi penambah kekebalan tubuh, sekaligus peningkat sel darah putih. ASI mencegah bayi dari infeksi telinga, alergi, diare, pneumonia, meningitis, infeksi saluran kemih, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Baca Juga: Imagine, Mobil Konsep Listrik Imajinatif Kia di Geneva Motor Show 2019

Studi menunjukkan bahwa ASI juga dapat membantu melindungi bayi dari diabetes, penyakit Crohn, kolitis, dan beberapa jenis kanker di kemudian hari. Kolostrum, cairan kekuningan yang pertama kali keluar selama kelahiran, sangat kaya akan antibodi penangkal penyakit. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar ibu menyusui selama setahun. Jika komitmen ini tidak bisa dilakukan, usahakan untuk menyusui setidaknya enam bulan untuk menambah kekebalan tubuh anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI