Awas, Sembarangan Pindahkan Korban Kecelakaan Bisa Bikin Komplikasi

M. Reza Sulaiman

Rabu, 20 Maret 2019 | 15:18 WIB
Awas, Sembarangan Pindahkan Korban Kecelakaan Bisa Bikin Komplikasi
Jangan sembarangan pindahkan korban kecelakaan. (Shutterstock)

Suara.com - Awas, Sembarangan Pindahkan Korban Kecelakaan Bisa Bikin Komplikasi

Korban kecelakaan, baik itu kecelakaan kerja, kecelakaan bermotor, maupun kecelakaan di jalan raya, tidak boleh dipindahkan sembarangan.

dr Dwi Purnomo, Sp.OT(K) dari Siloam Hospital Simatupang mengatakan sebaiknya korban kecelakaan tidak dipindahkan tanpa bantuan petugas medis atau orang yang pernah mendapat pelatihan gawat darurat. Sebabnya, memindahkan korban kecelakaan sembarangan bisa menyebabkan komplikasi serius, bahkan memperburuk kondisinya.

"Jangan dipindahkan atau mengubah, menggeser posisi korban kecelakaan sembarangan. Boleh dipindahkan atau diubah posisinya jika ada bahaya lain, misalnya ada api, nah itu mau nggak mau harus dievakuasi," tutur dr Dwi, dalam seminar di Siloam Hospital Simatupang, Rabu (20/3/2019).

Hal senada juga dikatakan oleh dr Ferry Sanjaya, SpBS, juga dari Siloam Hospital Simatupang. Dikatakan dr Ferry, risiko patah tulang hingga cedera kepala yang dialami korban kecelakaan bisa lebih parah jika dipindahkan sembarangan.

Itu sebabnya, menolong korban kecelakaan juga harus melihat keadaan sekitar. Jika pasien dalam kondisi sadar, dan jauh dari bahaya, baiknya penolong menemani hingga datang petugas medik untuk memberi bantuan.

"Yang harus dilihat itu, apakah pasien bernapas, apakah napasnya terganggu, dan denyut nadi masih ada atau tidak. Misalnya juga ada muntah di sekitarnya, itu boleh dimiringin sedikit supaya tidak tersedak," tutur dr Ferry.

Seminar penanganan korban kecelakaan di Siloam Hospital Simatupang. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)
Seminar penanganan korban kecelakaan di Siloam Hospital Simatupang. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Lalu, bagaimana cara memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan? Dikatakan dr Dwi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

baca juga

1. Setelah memastikan pasien dalam kondisi sadar dan jalur napas tidak terganggu, perhatikan pula apakah pasien berada dalam kondisi syok atau tidak.

2. Jika pasien mengalami pendarahan, kesulitan bernapasn, luka bakar, atau syok, segera panggil petugas medis.

3. Jangan memberikan cairan apapun kepada korban kecelakaan yang sedang dalam kondisi tidak sadar atau pingsang. Memberikan cairan bisa berbahaya, karena cairan tersebut bisa masuk ke saluran napas, dan membuat korban kecelakaan tersedak.

4. Hindari pemberian alkohol pada luka yang dialami korban kecelakaan. Cukup dibilas dengan air bersih dan ditutup dengan kain kasa atau plester.

5. Jika terjadi pendarahan, tekan dengan keras dibagian yang berdarah untuk menutup luka. Pendarahan yang banyak dan lama bisa menandakan pembuluh darah yang terputus.

6. Jika korban kecelakaan mengalami patah tulang, jangan dipindahkan tanpa bantuan petugas medis.

Itulah pesan dokter terkait penanganan dan pertolongan pertama pada korban kecelakaan yang harus diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donorkan Ginjal untuk sang Suami, Gabriela: Anak-anak Membutuhkanmu

Donorkan Ginjal untuk sang Suami, Gabriela: Anak-anak Membutuhkanmu

Health | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:35 WIB

Anthony Martial Tiba-tiba Mundur dari Timnas Prancis, Ini Alasannya

Anthony Martial Tiba-tiba Mundur dari Timnas Prancis, Ini Alasannya

Bola | Senin, 18 Maret 2019 | 20:05 WIB

Istri WNI Korban Penembakan Selandia Baru Ceritakan Suami dan Anaknya

Istri WNI Korban Penembakan Selandia Baru Ceritakan Suami dan Anaknya

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 12:31 WIB

Obesitas Hingga Cedera, Perempuan Salahkan Suaminya yang Jago Masak

Obesitas Hingga Cedera, Perempuan Salahkan Suaminya yang Jago Masak

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:20 WIB

Amputasi Mr P, Kenali Periode Emas untuk Cegah Komplikasi

Amputasi Mr P, Kenali Periode Emas untuk Cegah Komplikasi

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 20:30 WIB

Terkini

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:12 WIB

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

5 Rice Cooker 1 Liter Hemat Listrik, Cocok buat Anak Kos dan Keluarga Kecil

5 Rice Cooker 1 Liter Hemat Listrik, Cocok buat Anak Kos dan Keluarga Kecil

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Kesadaran Masyarakat Meningkat Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Melonjak 40 Persen

Kesadaran Masyarakat Meningkat Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Melonjak 40 Persen

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

6 Rekomendasi Sandal Bolong Santai yang Nyaman Dipakai Sehari-hari

6 Rekomendasi Sandal Bolong Santai yang Nyaman Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:09 WIB

×