Dilecehkan Orang Tuanya, Bayi 6 Minggu Cedera Parah dan Pakai Anus Buatan

Vika Widiastuti | Yuliana Sere | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 13:46 WIB
Dilecehkan Orang Tuanya, Bayi 6 Minggu Cedera Parah dan Pakai Anus Buatan
Ilustrasi bayi (Shutterstock).

Suara.com - Seorang bayi di Jerman mengalami luka serius akibat pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang tuanya. 

Dilansir HiMedik dari dailymail, tindakan ini bahkan menyebabkan ahli bedah harus membuat anus buatan untuk bayi enam minggu tersebut.

Ismail S (23) dan Nina R (26) yang berasal dari Rhineland-Palatinate, Jerman Barat dituduh menyebabkan cedera parah pada anak mereka.

Kepala jaksa Hubert Stroeber mengatakan, "Dia (pelaku,-red) ingin mendapatkan kepuasan seksual."

"Ismail S juga diduga ikut serta dalam pelecehan terhadap bayi lelaki itu yang menyebabkan luka berdarah di area genital serta memar" tutur jaksa penuntut.

Pasangan itu kemudian membawa bayi mereka ke rumah sakit.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Kelly Sikkema)
Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Kelly Sikkema)

Tim medis mendiagnosis bayi mengalami peradangan pada peritoneum yang biasanya disebabkan oleh pecahnya organ perut.

Petugas medis yang terkejut juga menemukan bayi itu menderita cedera tengkorak, pendarahan otak, tulang rusuk patah, memar paru-paru dan jantung, dan pendarahan dari mata.

Menurut media setempat, bayi itu memerlukan operasi darurat dan anus buatan sebagai akibat dari cedera yang mengerikan.

Bocah lelaki itu, yang kini berusia tujuh bulan, saat ini tinggal bersama keluarga angkat.

Keluarga dan teman-temannya mengatakan kepada media setempat bahwa Nina R. telah menunjukkan tanda-tanda kekejaman bahkan ketika bayi mereka masih kecil.

Pramuniaga itu bertemu Ismail S pada November 2017 dan melahirkan bayi laki-laki yang sehat pada akhir Agustus tahun lalu.

Mereka telah ditahan dalam tahanan sejak November lalu dan kantor kejaksaan umum sekarang mendakwa mereka dengan tuduhan pelecehan seksual.

Persidangan mereka dijadwalkan pada bulan Mei mendatang.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Sembarangan Pindahkan Korban Kecelakaan Bisa Bikin Komplikasi

Awas, Sembarangan Pindahkan Korban Kecelakaan Bisa Bikin Komplikasi

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 15:18 WIB

Cerita Unik Bayi Lahir di Pesawat, Nomor 4 Ternyata Presenter Indonesia

Cerita Unik Bayi Lahir di Pesawat, Nomor 4 Ternyata Presenter Indonesia

Lifestyle | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:25 WIB

Studi: Semakin Tua, Kita Akan Semakin Mirip dengan Orangtua

Studi: Semakin Tua, Kita Akan Semakin Mirip dengan Orangtua

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:45 WIB

Menyentuh, Polisi Ini Sumbangkan Hatinya demi Selamatkan Bayi

Menyentuh, Polisi Ini Sumbangkan Hatinya demi Selamatkan Bayi

Health | Selasa, 19 Maret 2019 | 11:07 WIB

Simak, Kata Dokter Soal Hubungan Minum Air dengan Risiko Batu Ginjal

Simak, Kata Dokter Soal Hubungan Minum Air dengan Risiko Batu Ginjal

Health | Kamis, 14 Maret 2019 | 10:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB