Ditemukan Prosedur Baru Membuat Bayi dari Sel Kulit

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 04 April 2019 | 11:05 WIB
Ditemukan Prosedur Baru Membuat Bayi dari Sel Kulit
Ilustrasi bayi. (Pixabay)

Suara.com - Pasangan yang mengalami gangguan kesuburan maupun pasangan sesama jenis, kini memiliki peluang untuk mendapatkan buah hati. Ya, para ilmuwan baru-baru ini telah mengeksplorasi prosedur baru yang menggunakan kulit seseorang untuk membuat bayi.

Peneliti dari Stanford University ini menggunakan sel kulit biasa untuk membuat sperma dan sel telur buatan di laboratorium. Dalam uji coba pada hewan, peneliti menemukan bahwa prosedur ini efektif untuk membuat bayi.

Kirtly Jones dari Obstetrics and Gynecology di University of Utah Healthcare, mengatakan bahwa menggunakan sel-sel kulit untuk bereproduksi secara signifikan dapat membantu mereka yang kehilangan sel telur atau sperma karena proses menopause pada perempuan, efek kemoterapi, dan faktor lainnya.

"Jika seorang perempuan dan pasangan sejenisnya ingin membuat bayi dengan DNA dari mereka berdua, mereka dapat menggunakan teknologi ini. Orang-orang akan memiliki sumber telur dan sperma dengan DNA mereka sendiri," ujar Jones seperti dikutip dari laman Medical Daily

Sel induk pluripotent terinduksi (iPSCs) pertama kali dilaporkan efektif untuk dikonversi menjadi sperma dalam sebuah studi 2011. Para peneliti menggunakan sel-sel kulit untuk membuat sperma tikus buatan, yang mampu membuahi sel telur tikus betina dan menghasilkan anak-anak tikus yang sehat.

Para ahli mengatakan proses tersebut dapat memungkinkan pasangan dari jenis kelamin yang sama untuk memiliki bayi yang secara genetik berhubungan dengan kedua orangtua. Untuk pasangan lelaki sesama jenis, prosesnya masih membutuhkan ibu pengganti untuk melahirkan bayi mereka.

Henry Greely, ahli bioetika di Stanford University di California, mengatakan mengubah kulit untuk menghasilkan bayi diperkirakan dapat menjadi metode standar reproduksi manusia.

"Saya memprediksi bahwa dalam waktu 20 hingga 40 tahun ke depan, seks untuk tujuan reproduksi sebagian besar akan hilang," tulisnya dalam bukunya 2016 'The End of Sex'

Namun, ahli mencatat uji klinis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaan sel kulit untuk membuat embrio manusia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mati Otak dan Bergantung pada Ventilator, Perempuan Ini Melahirkan Bayinya

Mati Otak dan Bergantung pada Ventilator, Perempuan Ini Melahirkan Bayinya

Health | Selasa, 02 April 2019 | 14:30 WIB

Ibu Kubur Bayi Hidup-hidup Sering Murung Setelah Melahirkan Anak Kedua

Ibu Kubur Bayi Hidup-hidup Sering Murung Setelah Melahirkan Anak Kedua

Jabar | Jum'at, 29 Maret 2019 | 13:44 WIB

Nama Bayi Unik, GOJEK Berikan Ini untuk Keluarganya

Nama Bayi Unik, GOJEK Berikan Ini untuk Keluarganya

Otomotif | Jum'at, 22 Maret 2019 | 09:10 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×