Tak Hanya Kesehatan Fisik, Ganja Juga Pengaruhi Kesehatan Mental

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 08 April 2019 | 09:52 WIB
Tak Hanya Kesehatan Fisik, Ganja Juga Pengaruhi Kesehatan Mental
Ilustrasi rokok ganja yang tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. (Shutterstock)

Suara.com - Tak hanya kesehatan fisik, ganja ternyata juga memengaruhi kesehatan mental penggunanya. Hal ini sebenarnya telah menjadi bahan perdebatan selama bertahun-tahun di kalangan peneliti.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa obat yang terbuat dari ganja yang sudah legal di beberapa negara, dapat meningkatkan dan membantu seseorang dari stres, baik secara fisik dan psikologis.

Sebaliknya, tak sedikit pula profesional medis yang membuat daftar mengenai bahaya ganja. Termasuk melalui sebuah studi yang diungkapkan baru-baru ini.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa orang yang merokok ganja super kuat berisiko lebih tinggi terkena psikosis. Hal ini, menurut National Health Service (NHS) Inggris juga dikatakan mempengaruhi ingatan sebagian orang, membuat mereka cemas atau paranoid, serta menimbulkan serangan panik.

Pengguna ganja berat cenderung memikirkan kemungkinan mereka untuk bunuh diri, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok ganja. Salah satunya adalah Jess, lelaki berusia 25 tahun yang menceritakan pengalamannya pada Metro.co.uk.

Ilustrasi daun ganja kering. [Shutterstock]
Ilustrasi daun ganja kering. [Shutterstock]

Ia menyebut beralih ke ganja ketika mengalami masalah dengan kesehatan mentalnya, tetapi itu justru menyebabkan efek negatif untuknya.

"Bagi saya, ganja benar-benar memengaruhi kesehatan mental saya, tetapi tidak dengan cara yang dilaporkan banyak orang, misalnya paranoid dan meningkatnya kecemasan," kata Jess.

Jess mengatakan menggunakan ganja sebagai penopang untuk menghentikan pikirannya saat merasa rendah, yang membuatnya menjadi ketergantungan untuk bisa merasa lebih baik.

"Saya juga bisa benar-benar malas ketika merokok ganja, yang berarti saya mengabaikan banyak tanggung jawab lain yang sebenarnya membuat saya merasa lebih terkendali secara normal seperti bersih-bersih dan memasak," jelas dia.

baca juga

"Saya tidak berpikir ganja adalah masalahnya, tetapi kenyataan bahwa saya merokok dengan cara yang tidak sehat dan membuat ganja sebagai pelarian. Saya sekarang sudah berhenti - kecuali untuk kesempatan tertentu dan sedang mencoba untuk menjaga pikiran saya sedikit lebih jelas dan bisa menangani sesuatu lebih baik," ujar Jess.

Sama seperti obat-obatan ilegal lainnya, ganja memiliki pengaruh yang sangat individual bagi mereka yang menggunakannya. Bagi sebagian orang, ganja dapat memberikan kelegaan dan relaksasi, sementara bagi orang lain dapat meningkatkan masalah kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Super Lelah, Britney Spears Putuskan Masuk Rehabilitasi Kesehatan Mental

Super Lelah, Britney Spears Putuskan Masuk Rehabilitasi Kesehatan Mental

Lifestyle | Kamis, 04 April 2019 | 13:30 WIB

Kepribadian Jadi Kasar dan Pemarah, Remaja Ternyata Gunakan Narkoba

Kepribadian Jadi Kasar dan Pemarah, Remaja Ternyata Gunakan Narkoba

Health | Senin, 01 April 2019 | 18:03 WIB

Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu

Manfaat Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental, Orang Kota Harus Tahu

Health | Kamis, 28 Maret 2019 | 09:06 WIB

Terkini

3 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Sebaiknya Dihindari

3 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Sebaiknya Dihindari

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Youtuber Bigmo Diadukan ke Polisi Usai Diduga Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape

Youtuber Bigmo Diadukan ke Polisi Usai Diduga Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Keindahan Damaskus dalam "The City of Jasmine" Karya Nadine Presley

Keindahan Damaskus dalam "The City of Jasmine" Karya Nadine Presley

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Momentum GIIAS 2026 Menjadi Sarana Edukasi Bagi Pengguna Kendaraan Tentang Fungsi Kamera Mobil

Momentum GIIAS 2026 Menjadi Sarana Edukasi Bagi Pengguna Kendaraan Tentang Fungsi Kamera Mobil

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Ketika "Bersyukur" Jadi Tameng Eksploitasi: Membedah Crab Mentality di Dunia Kerja

Ketika "Bersyukur" Jadi Tameng Eksploitasi: Membedah Crab Mentality di Dunia Kerja

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Dulu Dianggap Membosankan, Kini Basic Wear Jadi Kunci Gaya Personal Leticia Joseph

Dulu Dianggap Membosankan, Kini Basic Wear Jadi Kunci Gaya Personal Leticia Joseph

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Petugas Damkar Meninggal saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati

Petugas Damkar Meninggal saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kronologi Petugas Damkar Meninggal Saat Tangani Kebakaran Sampah Kramat Jati

Kronologi Petugas Damkar Meninggal Saat Tangani Kebakaran Sampah Kramat Jati

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Zakat Bukan Sekadar Ibadah, Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Umat

Zakat Bukan Sekadar Ibadah, Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Umat

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:50 WIB

×