Catat, 6 Kunci Tetap Sehat dan Bugar Selama Puasa

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 06 Mei 2019 | 16:18 WIB
Catat, 6 Kunci Tetap Sehat dan Bugar Selama Puasa
Ilustrasi puasa Ramadan. (Shutterstock)

Suara.com - Catat, 6 Kunci Tetap Sehat dan Bugar Selama Puasa

Umat Muslim di seluruh dunia mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan secara serentak pada 6 Mei 2019 ini.

Ramadan dianggap sebagai bulan pemurnian diri baik secara fisik maupun spiritual. Di bulan Ramadan juga, umat Muslim dituntut untuk belajar mengatur pola konsumsi yang sehat dan seimbang.

Dilansir Suara.com dari Daily Sabah, berikut adalah pola konsumsi yang baik yang dapat dipraktikkan selama berpuasa Ramadan.

1. Kebutuhan nutrisi

Kita perlu mendapatkan nutrisi dari empat kelompok makanan yaitu susu dan produk susu, daging dan kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan serta sereal atau roti untuk mendapatkan nutrisi yang sehat dan seimbang.

2. Atur pola makan

Kita perlu mengatur pola makan pada dua waktu utama yaitu saat sahur dan buka puasa. Kita juga perlu memiliki dua camilan setelah berbuka puasa dengan interval konsumsi 1 hingga 1,5 jam sekali.

Pola makan sehat saat sahur dan berbuka ( Shutterstock )
Pola makan sehat saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap sehat dan bugar selama Ramadan. ( Shutterstock )

3. Jangan lewatkan sahur

baca juga

Salah satu poin utama saat berpuasa adalah makan dalam porsi kecil. Makan sahur juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan karena berpengaruh bagi kesehatan.

Ingat, berpuasa hanya dengan minum air putih tanpa makan apapun sangat tidak sehat. Jika kebiasaan, hal ini dapat mempercepat rasa lapar dan menurunkan glukosa darah.

Saat sahur, kita juga harus tetap menikmati makanan ringan yang mengandung susu, telur, mentimun, sayuran hijau, dan roti gandum.

4. Vitamin, buah, dan sayuran

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyediakan asupan vitamin dan mineral yang cukup, kita harus sering mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Tinggalkan juga kebiasaan makan gorengan yang terlalu berminyak, asin dan makanan bertepung lainnya.

5. Buka puasa sehat

Baiknya mengonsumsi makanan seperti keju, tomat dan zaitun atau hanya semangkuk sup saat berbuka.

Ilustrasi minum teh untuk buka puasa. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi minum teh saat buka puasa. (Sumber: Shutterstock)

Setelah 15 menit atau setelah salat Magrib, lanjutkan dengan mengonsumsi hidangan rendah lemak, sayuran dan salad.

6. Minum air

Untuk mengganti air dan mineral yang hilang karena cuaca panas, kita harus mengonsumsi banyak air dan cairan. Alih-alih makan makanan penutup dengan kue, baiknya kita memilih makanan penutup seperti susu atau buah.

Makanan tinggi serat seperti buah-buahan segar dan kering serta kacang-kacangan, harus selalu dikonsumsi untuk mencegah sembelit karena perubahan pola gizi.

Hal yang baiknya jangan diabaikan, puasa seharusnya tidak membuat pola nutrisi berubahan secara signifikan, sebaliknya, malah menjadi praktik yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Bukan Halangan, Ini 5 Tips Traveling di Bulan Ramadan

Puasa Bukan Halangan, Ini 5 Tips Traveling di Bulan Ramadan

Lifestyle | Senin, 06 Mei 2019 | 15:55 WIB

Jadi Faktor Penentu Awal Puasa, Ini Pemahaman Hilal Secara Sains

Jadi Faktor Penentu Awal Puasa, Ini Pemahaman Hilal Secara Sains

Tekno | Senin, 06 Mei 2019 | 15:08 WIB

Kaitkan Ramadan dengan Pilpres 2019, Aa Gym Nilai Rekonsiliasi Penting

Kaitkan Ramadan dengan Pilpres 2019, Aa Gym Nilai Rekonsiliasi Penting

News | Senin, 06 Mei 2019 | 15:42 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×