Array

Viral Video Elus Dada Bisa Atasi Penyakit Jantung, Ini Kata Pakar

Rabu, 22 Mei 2019 | 14:28 WIB
Viral Video Elus Dada Bisa Atasi Penyakit Jantung, Ini Kata Pakar

Suara.com - Dalam channel Youtube 'Vito Damay', dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospital Lippo Vilage, dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA, membahas mengenai video yang sedang viral, di mana tampak seorang lelaki mengelus-elus dada kirinya beberapa kali dengan klaim dapat mengatasi penyakit jantung.

Seorang teman dr. Vito pun mengonfirmasikan informasi yang viral di aplikasi percakapan WhatsApp kepada dirinya. Dr. Vito mengatakan bahwa video viral itu mengklaim bahwa gerakan mengelus dada ini dapat menghilangkan sumbatan dan menyelamatkan banyak pasien jantung.

Benarkah demikian? Tentu saja dr. Vito menjawab tidak. Dalam channel Youtubenya, ia menjelaskan penyumbatan pada jantung terjadi karena adanya penyempitan pembuluh darah yang mengaliri dan menyuplai nutrisi dan oksigen ke otot jantung. Otot jantung sendiri, kata dia, berfungsi seperti mesin yakni memompa darah ke seluruh tubuh.

"Jadi memberikan makanan dan oksigen ke sel-sel seluruh tubuh. Tentunya aliran darah mengalir lewat pembuluh darah koroner," ujar dr Vito.

Penyebab penyempitan pembuluh darah jantung sendiri, kata dr. Vito, bervariasi, antara lain merokok, kegemukan, kurang olahraga, dan diabetes. Ia pun menegaskan bahwa gerakan elus dada tidak bisa menghilangkan sumbatan di pembuluh darah.

"Bayangkan dengan elus dada apa bisa hilang? Ya tentu saja tidak, dong. Pasti nggak bisa. Orang minum obat saja belum bisa menghilangkan itu. Cuma dua metodenya, pasang ring atau bypass. Tentu nggak mungkin penyakit jantung hilang hanya dengan elus dada," imbuhnya.

Dengan adanya informasi yang tak valid dan menyebar di media sosial ini, dr. Vito berharap masyarakat tidak langsung percaya. Bahkan jika menerima informasi yang belum jelas kebenarannya, ia mengimbau agar masyarakat menahan diri untuk tidak menyebarluaskannya.

"Kita harus hati-hati, jangan langsung disebarkan. Bayangkan kalau di-share terus kita nggak tahu apa yang dia bilang jadi sehat. Kadang orang jantung koroner nggak ada keluhan, cuma cepat capek. Penyempitan berat saja kadang tidak ada keluhan. Itu sebabnya kita perlu check up," imbuhnya.

Baca Juga: Konsumsi Kafein Bisa Picu Risiko Penyakit Jantung

"Jadi, sekali lagi, yang begini jangan disebarkan ke keluarga. Sebarkan klarifikasinya. Ini tidak betul, jangan dipercaya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI