Array

Ternyata Pelukan Bisa Membuat Jantung Wanita Lebih Sehat daripada Pria

Senin, 27 Mei 2019 | 11:49 WIB
Ternyata Pelukan Bisa Membuat Jantung Wanita Lebih Sehat daripada Pria

Suara.com - Hasil dari sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of North Carolina menunjukkan pelukan dapat meningkatkan kadar oksitosin, yang biasa dikenal dengan hormon 'ikatan', dan penurunan tekanan darah.
Menurut mereka hal ini berhubungan dengan pengurangan risiko penyakit jantung, seperti yang dilansir dari BBC.

Studi yang ditulis dalam Psychosomatic Medicine dan dipelajari dari 38 pasangan ini juga mencatat, penurunan tekanan darah ternyata lebih besar efeknya pada perempuan daripada lelaki.

Selama penelitian, para pria dan wanita dibawa ke kamar yang terpisah untuk menguji tekanan darah dan kadar oksitosin, yang dilepaskan selama persalinan dan menyusui, dan kortisol, hormon stres.

Pasangan-pasangan itu kemudian dipersatukan kembali dan diminta untuk duduk bersama lalu membicarakan hal-hal ketika mereka sangat bahagia.

Mereka kemudian menonton film romantis selama lima menit sebelum dibiarkan berbicara satu sama lain selama 10 menit. Selanjutnya, pasangan diminta untuk berpelukan selama 20 detik.

Baik pria maupun wanita terlihat memiliki tingkat oksitosin yang lebih tinggi setelah pelukan. Orang-orang dalam hubungan cinta ditemukan memiliki kadar hormon yang lebih tinggi daripada yang lain.

Tetapi penelitian ini juga menemukan semua wanita mengalami penurunan kadar kortisol setelah pelukan, serta melaporkan manfaat tekanan darah. Hormon kortisol merupakan hormon yang akan dilepaskan ketika sedang mengalami stres.

"Dukungan pasangan yang lebih besar terkait dengan tingkat oksitosin yang lebih tinggi untuk pria dan wanita. Namun, pentingnya oksitosin dan efek kardioprotektif yang mungkin lebih besar bagi wanita," tulis pemimpin penelitian ini, psikolog Dr Karen Grewen, di Psychosomatic Medicine.

"Para ilmuwan semakin tertarik pada kemungkinan bahwa emosi positif dapat berefek baik untuk kesehatan Anda," ujar Dr Charmaine Griffiths, juru bicara British Heart Foundation.

Baca Juga: Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berpelukan Seusai 27 Hari Terpisah

"Studi ini telah memperkuat temuan penelitian yang mendukung dari pasangan, dalam hal ini pelukan dari orang yang dicintai, dapat memiliki efek menguntungkan pada kesehatan jantung."

Dr Charmaine Griffiths juga mengungkapkan pera peneliti di British Heart Foundation telah menunjukkan hubungan antara keadaan emosi positif, seperti kebahagiaan, dan tingkat rendah hormon stres, kortisol.

"Badan penelitian yang berkembang ini hanya menyoroti betapa pentingnya dukungan sosial bagi semua orang, bukan hanya mereka yang berada dalam suatu hubungan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI