Pangeran Louis Tepergok Kate Middleton Mengisap Jempol, Wajarkah?

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2019 | 11:45 WIB
Pangeran Louis Tepergok Kate Middleton Mengisap Jempol, Wajarkah?
Pangeran William bersama Kate Middleton dan ketiga anaknya saat acara kerajaan (Instagram/kensingtonroyal)

Suara.com - Pangeran Louis, anak ketiga Pangeran William dan Kate Middleton cukup mencuri perhatian saat pertunjukan Trooping The Color beberapa hari lalu.

Melansir dari The Sun, Pangeran Louis tertangkap asyik mengisap ibu jari alias jempolnya kala anggota kerajaan lain sibuk melambaikan tangan.

Kate Middleton pun tak tinggal diam. Ia segera menghentikan Pangeran Louis mengisap jempolnya dengan kelembutan. Beruntungnya, Pangeran Louis tidak menangis ketika Kate Middleton berusaha menghentikan anaknya mengisap jempol.

Ternyata ini bukan pertama kalinya Pangeran Louis tertangkap kamera asyik mengisap jempol. Sebelumnya, Pangeran Louis tertangkap sedang mengisap jempol ketika mengintip dari jendela Istana Buckingham. Tetapi, mengapa balita seperti Pangeran Louis senang mengisap jempolnya?

Pangeran Louis asyik menghisap jempolnya saat acara kerajaan (Instagram/duchesseofuk)
Pangeran Louis asyik mengisap jempolnya saat acara kerajaan (Instagram/duchesseofuk)

Dilansir dari momjunction.com, bayi mulai mengisap jempolnya sejak dalam kandungan ketika usia kehamilan memasuki 29 minggu.

Karena itu, tak heran jika bayi suka mengisap jempolnya di tahun pertama kehidupannya di dunia. Hal tersebut adalah refleks alami bayi yang membuatnya lebih tenang dan nyaman dalam situasi ramai atau membuatnya stres.

Kebiasaan bayi mengisap jempol juga bisa menandakan rasa lelah, lapar, bosan, sakit atau kesal.

Kate Middleton sedang berusaha menghentikan Pangeran Louis menghisap jempol (Instagram/duchesseofuk)
Kate Middleton sedang berusaha menghentikan Pangeran Louis mengisap jempol (Instagram/duchesseofuk)

Sebagian besar balita akan berhenti dari kebiasaannya mengisap jempol antara usia 2-4 tahun. Sehingga orang tua perlu melakukan pendekatan sistematis dan melihat lebih jauh sesuatu yang membuat anak senang mengisap jempol.

Langkah ini membantu orang tua jika ingin membuat anaknya berhenti mengisap jempol. Salah satunya dengan memberikan anak-anak dot atau mengajaknya bermain.

Sampai sekarang mengalihkan perhatian anak adalah cara terampuh untuk membuatnya berhenti mengisap jempol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trooping The Colour, Begini Transformasi Epik Keluarga Cambridge

Trooping The Colour, Begini Transformasi Epik Keluarga Cambridge

Lifestyle | Selasa, 11 Juni 2019 | 15:25 WIB

Tak Lekang oleh Waktu, Pangeran Louis Pakai Outfit Warisan Pangeran Harry

Tak Lekang oleh Waktu, Pangeran Louis Pakai Outfit Warisan Pangeran Harry

Lifestyle | Senin, 10 Juni 2019 | 16:10 WIB

Geser Kate Middleton, Meghan Markle Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh

Geser Kate Middleton, Meghan Markle Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh

Lifestyle | Minggu, 09 Juni 2019 | 17:20 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB