Detox Bath, Lakukan Ini Seminggu Sekali untuk Tubuh Lebih Sehat

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 12 Juni 2019 | 19:10 WIB
Detox Bath, Lakukan Ini Seminggu Sekali untuk Tubuh Lebih Sehat
Ilustrasi mandi detoks (Shutterstock)

Suara.com - Sesekali, tak ada salahnya memanjakan tubuh kita. Salah satunya adalah dengan Detox Bath, yakni mandi berendam di dalam air hangat dengan campuran garam Epsom serta minyak esensial.

Melansir Medical News Today, ada 2 kandungan utama dalam garam 'istimewa' ini, yaitu magnesium dan sulfat. Kombinasi kedua bahan ini diyakini bisa merangsang jalur detoksifikasi.

Magnesium adalah zat alami yang membantu berbagai fungsi tubuh, termasuk menghilangkan racun. Sulfat dapat memperkuat dinding saluran pencernaan dan membuat pelepasan racun lebih mudah.

Meski masih sedikit penelitian yang membahas tentang efek dari detoksifikasi garam Epsom ini, para konsumen yang berpengalaman menggunakannya yakin rendaman ini memiliki manfaat sebagai berikut:

Ilustrasi bermain ponsel saat berendam di bathtub. [Shutterstock]
Ilustrasi berendam di bathtub. [Shutterstock]

Menghaluskan kulit

Air yang mengandung garam Epsom dapat melembutkan kulit yang kasar, kering, hingga dapat mengelupaskan sel kulit mati. Ini juga dapat menghaluskan kulit yang terkena kondisi kulit, termasuk eksim dan psoriasis.

Tetapi jika pasien dengan kondisi kulit masih ragu, lebih baik konsultasikan dahulu pada dokter sebelum menggunakannya. Sebab bisa jadi membuat gejala lebih parah.

Mengurangi rasa sakit dan pegal

Berendam dengan garam Epsom dapat mengurangi rasa kita dan mengurangi pembengkakan pada orang yang mengalami kondisi peradangan, seperti rheumatoid arthritis , lupus , gout, dan psoriatic arthritis.

Kadar magnesium yang rendah dapat meringankan rasa sakit pada penderita artritis.

Garam Epsom yang mengandung magnesium dapat membantu tubuh membuang racun yang bisa memperburuk peradangan. Sementara itu, garam Epsom bisa juga mengurangi pembengkakan, kekakuan, dan rasa sakit.

Ilustrasi perempuan mandi di bath tub. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mandi di bath tub. (Shutterstock)

Mengurangi stres

Kadar magnesium yang sehat dapat meningkatkan neurotransmiter otak yang bertanggung jawab untuk menginduksi tidur dan mengurangi stres. Magnesium juga dapat meningkatkan produksi melatonin, hormon pemicu tidur.

Beberapa penelitian juga telah menemukan bahwa orang yang menderita stres mental dan fisik mendapat manfaat ketika kadar magnesiumnya dikelola dengan baik.

Mandi air hangat juga dapat membantu seseorang rileks dengan membiarkan mereka melepaskan ketegangan otot dan memulihkan diri setelah hari yang panjang.

Anda dapat berendam dalam campuran air detoks ini selama 12 hingga 20 menit dan tidak menggunakan sabun sama sekali.

Lakukan detox bath ini sekali seminggu untuk merilekskan tubuh Anda dari rasa penat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan

Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 10:00 WIB

Mulai Direhab, Tio Pakusadewo Jalani Detoksifikasi 7 Hari

Mulai Direhab, Tio Pakusadewo Jalani Detoksifikasi 7 Hari

Entertainment | Selasa, 31 Juli 2018 | 15:48 WIB

Turunkan Berat Badan dan Detoksifikasi dengan Jus Kiwi Semangka

Turunkan Berat Badan dan Detoksifikasi dengan Jus Kiwi Semangka

Health | Senin, 28 Mei 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB