Dokumen FDA Bocor, Daging Hingga Susu di AS Terdapat Bahan Kimia Berbahaya

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Rabu, 05 Juni 2019 | 21:25 WIB
Dokumen FDA Bocor, Daging Hingga Susu di AS Terdapat Bahan Kimia Berbahaya
Ilustrasi susu, ikan, daging dan telur. (Shutterstock)

Suara.com - Food & Drug Administration (FDA) merupakan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Seperti namanya, badan ini bertugas mengatur makanan serta segala hal yang berhubungan dengan medis di Amerika Serikat.

Berdasarkan dokumen bocor yang disajikan oleh FDA pada konferensi ilmiah di Helsinki, Finlandia, baru-baru ini menemukan adanya PFAS (Perfluorinated Alkylated Substances) pada daging, produk susu, sayuran hijau dan bahkan kue coklat yang dibeli di toko kue yang dikumpulkan dan dianalisis pada Oktober 2017 di AS.

PFAS, bahan kimia sintetis yang digunakan untuk berbagai keperluan industri, terdeteksi di hampir setengah dari sampel unggas, daging merah, dan ikan yang diuji.

Menurut Associated Press, yang dilansir Vice, level PFAS pada sampel itu dua kali lipat atau lebih tinggi dari tingkat penasehat federal untuk bahan kimia ini.

Melansir The Guardian, laporan FDA juga menemukan tingkat PFAS jauh lebih tinggi dalam kue coklat, dengan tingkat lebih dari 250 kali pedoman federal.

PFAS telah diproduksi sejak perang dunia kedua dan paling banyak digunakan untuk membuat peralatan masak anti lengket, kemasan makanan, karpet, sofa, kotak pizza dan busa pemadam kebakaran.

Sayangnya, bahan kimia ini ditemukan dalam hampir semua darah orang Amerika, juga dalam air minum sekitar 16 juta orang di AS.

Kelompok kesehatan masyarakat telah mengkritik pemerintah karena tidak bertindak lebih cepat untuk menghentikan penggunaan PFAS, dengan tingkat tinggi bahan kimia pada pangkalan militer AS yang menyebabkan meningkatnya kekhawatiran dan tuntutan hukum di beberapa bagian negara.

Paparan PFAS tingkat tinggi telah dikaitkan dengan kanker, masalah hati, berat lahir rendah dan masalah lainnya.

baca juga
Ilustrasi daging beku. (Shutterstock)
Ilustrasi daging beku. (Shutterstock)

Senyawa-senyawa ini telah dijuluki "bahan kimia selamanya" karena mereka membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terdegradasi, dan karena beberapa terakumulasi dalam tubuh manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keranjingan Tanning Bed, Wanita Ini Kini Berjuang Lawan Kanker Kulit

Keranjingan Tanning Bed, Wanita Ini Kini Berjuang Lawan Kanker Kulit

Lifestyle | Rabu, 05 Juni 2019 | 19:02 WIB

Tidak Hanya Makanan, Pekerjaan Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Tidak Hanya Makanan, Pekerjaan Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Selasa, 04 Juni 2019 | 17:05 WIB

Tidak Selalu Menenangkan, Lilin Aromaterapi Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Tidak Selalu Menenangkan, Lilin Aromaterapi Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Selasa, 28 Mei 2019 | 14:25 WIB

Terkini

Gimana Caranya agar Cushion Tidak Oksidasi saat Make Up? Ini Tips dari MUA Profesional

Gimana Caranya agar Cushion Tidak Oksidasi saat Make Up? Ini Tips dari MUA Profesional

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Ditanya soal Isu Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit, Mensesneg: Hah? Kata Siapa?

Ditanya soal Isu Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit, Mensesneg: Hah? Kata Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:31 WIB

War Tiket Upacara HUT RI di Istana: Menonton Pesta di Tengah Jeritan Rakyat

War Tiket Upacara HUT RI di Istana: Menonton Pesta di Tengah Jeritan Rakyat

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia

Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:24 WIB

ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series

ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme

Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:21 WIB

Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL

Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:13 WIB

×