Menstruasi Lebih dari 2 Kali dalam Sebulan, Berbahayakah?

Silfa Humairah Utami

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:00 WIB
Menstruasi Lebih dari 2 Kali dalam Sebulan, Berbahayakah?
Ilustrasi periode perempuan sedang menstruasi lebih dari sekali dalam sebulan. (Shutterstock)

Suara.com - Menstruasi Lebih dari 2 Kali dalam Sebulan, Berbahayakah?

Menstruasi adalah hal yang normal dan proses tubuh yang sehat untuk Idealnya perempuan satu kali dalam sebulan.

Namun, beberapa perempuan malah mengalami menstruasi lebih dari sekali dalam jangka waktu satu bulan. Tanda tanya hal itu normal atau menjadi gejala sebuah penyakit pun muncul.

Ternyata menurut Lakeisha Richardson, M.D., seorang dokter kandungan di Amerika Serikat, hal ini tidak selalu abnormal. Pasalnya ada penyebab menstruasi bisa dua kali dalam sebulan.

Berikut berbagai faktor yang menyebabkan seseorang menstruasi dua kali dalam sebulan dilansir dari HelloSehat:

1. Perubahan siklus sesekali

Dr. Lakeisha menyatakan bahwa siklus haid rata-rata seorang wanita berkisar antara 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Terkadang, seseorang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek hingga membuatnya mengalami dua kali haid dalam sebulan.

Oleh karena itu, mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan tidak selalu menandakan adanya masalah. Setelahnya, bisa jadi siklusnya kembali normal seperti sediakala.

Perubahan yang sesekali ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika terus berulang, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya.

baca juga

2. Perubahan hormon

Hormon sangat memengaruhi siklus haid seseorang. Pada perempuan muda di usia pubertas misalnya, perubahan hormon masih rentan naik turun sehingga siklus menstruasinya sering tidak teratur. Kadang lebih pendek atau justru lebih lama dari biasanya. Tidak mengherankan jika banyak remaja perempuan yang mengalami haid dua kali dalam satu bulan.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan butuh waktu sekitar 6 tahun untuk memiliki siklus yang teratur terhitung sejak pertama kali haid.

Selain hormon di masa pubertas, ketidakseimbangan yang terjadi ketika stres dan menuju menopause juga bisa menyebabkan haid yang tidak teratur.

3. Menggunakan alat kontrasepsi hormonal

Jika Anda baru saja menggunakan alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB atau IUD, sangat lumrah saat wanita mengalami haid dua kali dalam sebulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi

Jangan Lagi Percaya, Ini 5 Mitos yang Berkaitan dengan Menstruasi

Health | Selasa, 18 Juni 2019 | 15:15 WIB

Pakai Darah Haid untuk Masker, Seniman Ini Mengaku Wajahnya Jadi Glowing

Pakai Darah Haid untuk Masker, Seniman Ini Mengaku Wajahnya Jadi Glowing

Lifestyle | Minggu, 16 Juni 2019 | 13:22 WIB

Ingin Hentikan Menstruasi, Wanita Ini Nekat Gunakan Alat Penyedot Debu

Ingin Hentikan Menstruasi, Wanita Ini Nekat Gunakan Alat Penyedot Debu

Health | Sabtu, 08 Juni 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:33 WIB

RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"

RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×