Batasi Konsumsi Bubble Tea! Minuman Ini Picu Kerusakan Ginjal dan Kegemukan

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Batasi Konsumsi Bubble Tea! Minuman Ini Picu Kerusakan Ginjal dan Kegemukan
Minum bubble tea. (Shutterstock)

Terlalu sering mengonsumsi bubble tea bisa meningkatkan berat badan dan merusak ginjal.

Suara.com - Saat ini minuman dengan bubble tea sangat populer di Indonesia. Biasanya bubble tea menjadi topping dari berbagai jenis minuman seperti kopi, susu, teh, buah-buahan dan lainnya.

Teksturnya yang kenyal dan manis memberikan sensasi tersendiri ketika mengunyahnya. Tetapi, apakah bubble tea ini benar-benar sehat dikonsumsi?

Melansir dari Shape, bubble tea ini ternyata mengandung asam maleat yang bisa menyebabkan kerusakan ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.

Perlu diketahui bubble tea terbuat dari tapioka, yakni pati yang diekstrak dari akar singkong. Padahal singkong adalah sumber makanan karbohidrat terbesar ketiga setelah beras dan jagung.

Selain itu, singkong juga dipercaya mengandung lebih banyak karbohidrat daripada kentang yang sering menjadi menu diet.

Ilustrasi orang gemuk (shutterstock)
Ilustrasi orang gemuk (shutterstock)

Pada dasarnya bubble tea yang sering kita konsumsi ini adalah karbohidrat tanpa mineral dan vitamin.

Menurut Badan Promosi Kesehatan Singapura (HPB), seperempat cangkir bubble tea atau lebih yang disajikan dalam secangkir teh atau milk tea menambah lebih dari 100 kalori.

Artinya, secangkir milk tea dengan bubble tea mengandung sekitar 334 kalori. Jumlah kalori ini bisa lebih tinggi lagi karena tergantung seberapa banyak gula yang digunakan untuk mengolah bubble tea dan minumannya.

Pastinya menambahkan bubble tea di minuman yang sudah manis atau mengandung banyak gula sama seperti menambah jumlah kalori minuman hingga lebih dari 300 kalori.

Bahkan jumlah kalori dalam secangkir minuman Anda dengan bubble tea itu bisa melebihi jumlah kalori semangkuk nasi.

Karena itu, konsumsi bubble tea terlalu sering sudah pasti akan membuat Anda gemuk karena kandungan kalorinya yang tinggi. Lebih baik memesan minuman tanpa bubble tea atau membuat bubble tea menggunakan bahan-bahan alami yang tidak membuat gemuk.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS