Lagi Tren Minuman Bubble Tea, Waspada Risiko Sulit BAB

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Rabu, 19 Juni 2019 | 15:43 WIB
Lagi Tren Minuman Bubble Tea, Waspada Risiko Sulit BAB
Minuman bubble tea. (Shutterstock)

Suara.com - Lagi Tren Minuman Bubble Tea, Waspada Risiko Sulit BAB.

Di era zaman now, minuman dengan topping bubble atau yang kerap disebut bubble tea, banyak diminati masyarakat. Hampir semua varian minuman seperti teh, cokelat hingga kopi ditawarkan dengan topping bubble. 

Namun baru-baru ini seorang remaja berusia 14 tahun di China dilarikan ke rumah sakit akibat sakit perut yang diyakini dipicu oleh terlalu banyak minum bubble tea yang mengandung sekitar seratus mutiara tapioka.

Para dokter yang menanganinya berpendapat bahwa mutiara-mutiara bubble itu mungkin menumpuk di dalam tubuh remaja tersebut dan mengakibatkan penyumbatan di saluran cernanya.

Lalu apa benar konsumsi terlalu banyak minuman dengan topping bubble bisa menyebabkan gangguan saat buang air besar (BAB)? Menurut dr Ryan Marino, dokter gawat darurat di UPMC, Pittsburgh, mengatakan bubble sendiri umumnya terbuat dari tepung tapioka. Ketika butiran-butiran bubble ini menumpuk di perut maka ada kemungkinan menyebabkan gangguan saluran cerna, tepatnya konstipasi.

"Menurut saya bubble yang diminum remaja tersebut terbuat dari tapioka mentah dan kurang matang sehingga sulit dicerna oleh perut. Dan mungkin juga remaja tersebut mengonsumsinya dalam jumlah banyak," imbuhnya.

Dr Marino mengatakan ada banyak penyebab sembelit yang mungkin tidak disadari orang. Mengonsumsi bubble tea bisa menjadi salah satu penyebabnya. Itu sebabnya, dr Marino menekankan pentingnya menjaga pola makan yang sehat.

"Seseorang yang terlalu banyak minum bubble tea dan mengalami penyumbatan di saluran cerna adalah contoh ekstrem. Jadi jika Anda minum minuman manis, pastikan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan menyelinginya dengan air putih," imbuhnya 

Nah itu tadi pesan dari dr Marino. Minum bubble tea tak masalah, asal dilakukan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Selain itu pastikan mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Kebanyakan Minum Bubble Tea, Ini Picu Penuaan Dini Hingga Jerawat

Jangan Kebanyakan Minum Bubble Tea, Ini Picu Penuaan Dini Hingga Jerawat

Health | Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:12 WIB

Sedang Populer, Minuman Bubble Tea Bisa Sebabkan Kanker Hingga Diabetes

Sedang Populer, Minuman Bubble Tea Bisa Sebabkan Kanker Hingga Diabetes

Health | Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:39 WIB

Dokter Temukan Ratusan Bola-bola Bubble Tea di Perut Gadis Ini, Kok Bisa?

Dokter Temukan Ratusan Bola-bola Bubble Tea di Perut Gadis Ini, Kok Bisa?

Health | Kamis, 06 Juni 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

×