40 Persen Ibu Alami Depresi setelah Melahirkan, Ini Kata Penelitian

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:05 WIB
40 Persen Ibu Alami Depresi setelah Melahirkan, Ini Kata Penelitian
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Tiga bulan pertama bersama bayi baru lahir, terlepas dari apakah itu pertama kali atau tidak, bisa dibilang selalu tidak mudah. Sebuah survei oleh Orlando Health mengonfirmasi bahwa 40 persen wanita mengalami kecemasan dan depresi pada minggu-minggu setelah persalinan.

Melansir dari Asia One, penelitian tersebut mengumpulkan 1.229 wanita. Survei menemukan bahwa 63 persen ibu baru peduli dengan kesejahteraan mereka sama seperti mereka peduli tentang bayi. Namun, 37 persen (usia 18 hingga 34 tahun) hanya memprioritaskan kesehatan bayi mereka sendiri.

Kebanyakan ibu baru ini tidak mencari nasihat medis karena malu pada tubuh mereka setelah melahirkan.

Megan Gray, seorang OB/GYN di Rumah Sakit Kesehatan Winnie Palmer Orlando untuk Wanita dan Bayi, mengatakan dia berharap lebih banyak wanita tahu tentang tantangan trimester keempat dan mencari bantuan.

"Beberapa bulan pertama setelah Anda melahirkan adalah pengalaman belajar dan jika Anda merasa kewalahan, Anda tidak sendirian," katanya.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Dia menambahkan, penting bagi wanita untuk menjaga diri mereka sendiri setelah persalinan, bahkan jika itu tampak mustahil ketika bayi membutuhkan banyak perhatian.

Seorang psikolog yang berbasis di California yang bersertifikat kesehatan mental perinatal, Katayune Kaeni, mengatakan bahwa menjadi ibu membutuhkan perubahan dan transisi, serta tantangan emosional dan fisik.

Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).
Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).

Namun, sama pentingnya bagi ibu untuk memeriksa diri mereka sendiri, semuanya tergantung pada preferensi ibu. Kaeni menegaskan bahwa tidak semua ibu itu sama. "Ada yang butuh istirahat dari bayi mereka, ada yang tidak dan semua itu baik-baik saja."

Perawatan diri sendiri ini dapat sesederhana meminta bantuan seseorang atau mendengarkan musik. Banyak hal yang pada dasarnya bisa dilakukan untuk berdamai dengan gejala depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depresi Karena Tekanan Kerja Bikin Karyawan Tidak Produktif

Depresi Karena Tekanan Kerja Bikin Karyawan Tidak Produktif

Health | Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:00 WIB

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:05 WIB

Nekat, Mantan Model Pura-Pura Depresi demi Operasi Plastik Gratis

Nekat, Mantan Model Pura-Pura Depresi demi Operasi Plastik Gratis

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2019 | 14:05 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB