KLB Hepatitis A di Pacitan, Kenali Faktor Penyebab dan Pengobatannya

M. Reza Sulaiman

Rabu, 26 Juni 2019 | 18:03 WIB
KLB Hepatitis A di Pacitan, Kenali Faktor Penyebab dan Pengobatannya
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - KLB Hepatitis A di Pacitan, Kenali Faktor Penyebab dan Pengobatannya

Kabupaten Pacitan di Jawa Timur mengalami KLB Hepatitis A. Berdasarkan data terkini, ada 577 warga pacitan yang mengalami hepatitis A.

Diberitakan Jatimnet, jaringan Suara.com, KLB hepatitis A di Pacitan kemungkinan besar berasal dari sumber air yang tercermar. Meski begitu, Pemda Pacitan meminta masyarakat tak perlu gusar.

"Sebenarnya hepatitis ini penyakit yang bisa sembuh sendiri asalkan istirahat, Hepatitis A merupakan penyakit liver karena virus yang paling ringan," Kata Kadinkes Kabupaten Pacitan Eko Budiono.

Benarkah demikian? Laman Hello Sehat menyebut hepatitis A adalah infeksi peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Meski mudah menular, penyakit ini memang bisa sembuh dalam waktu 2-6 bulan, tak menyebabkan masalah kesehatan serius.

Penyebab Hepatitis A

Hepatitis A ditularkan oleh virus. Biasanya, hepatitis A menyebar melalui makanan yang terkontaminasi, akibat tidak dicuci dengan baik, baik makanan maupun tangan yang menyuguhkan.

Hepatitis A juga menular melalui sumber air yang terkontaminasi, melakukan kontak, dan melakukan hubungan intim dengan orang yang terinfeksi.

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Faktor Risiko Hepatitis A

baca juga

Faktor risiko penyakit hepatitis A cukup beragam. Yang utama adalah bepergian, bekerja, atau tinggal di wilayah yang terjangkit hepatitis A.

Pengidap HIV, terutama yang berasal dari kalangan LGBT, memiliki faktor risko yang lebih tinggi karena daya tahan tubuh yang lemah.

Pengidap kelainan darah hemofilia juga lebih rentan terjangkit penyakit ini.

Pengobatan Hepatitis A

Tidak ada pengobatan khusus untuk penderita hepatitis A. Tubuh penderita akan membersihkan virus hepatitis A dengan sendirinya. Pada sebagian besar kasus hepatitis A, organ hati penderita akan sembuh dalam jangka waktu 6 bulan tanpa kerusakan permanen.

Kebanyakan orang dapat dirawat di rumah. Selama masa perawatan, penderita harus menghindari hubungan intim dengan orang lain dan kunjungi dokter secara teratur untuk memeriksa kemajuan kondisi kesehatan.

Anda juga butuh istirahat yang cukup karena hepatitis A membuat Anda sangat lelah. Makanlah makanan yang bernutrisi tinggi seperti jus atau susu untuk menambah energi dan asupan gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Temukan Miras Jenis Arak saat Razia People Power di Pacitan

Polisi Temukan Miras Jenis Arak saat Razia People Power di Pacitan

Jatim | Selasa, 21 Mei 2019 | 16:16 WIB

Gadis Ini Kena Hepatitis Usai Rutin Minum Teh Hijau, Kok Bisa?

Gadis Ini Kena Hepatitis Usai Rutin Minum Teh Hijau, Kok Bisa?

Health | Senin, 29 April 2019 | 15:00 WIB

Hati - Hati, Hepatitis Ternyata Bisa Disebabkan dari Gaya Hidup!

Hati - Hati, Hepatitis Ternyata Bisa Disebabkan dari Gaya Hidup!

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×