Sering Konsumsi Daging Merah Akan Memperpendek Usia?

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Selasa, 09 Juli 2019 | 10:10 WIB
Sering Konsumsi Daging Merah Akan Memperpendek Usia?
Ilustrasi daging merah (Shutterstock)

Suara.com - Terlalu banyak daging merah sangat buruk bagi kesehatan. Satu studi terbaru yang berbasis di AS dan China melihat daging merah berkaitan dengan risiko kematian.

Peneliti menganalisis kematian 54.000 wanita berusia 30-55 dan 27.000 pria berusia 40-75 tahun 80-an dan 90-an, dengan tindak lanjut pada tahun 2010.

Hasilnya menunjukkan peningkatan asupan daging merah, khususnya saat diproses, dikaitkan dengan risiko kematian yang tinggi, berdasarkan laporan dalam INSIDER.

Selama penelitian, peserta diminta untuk mengisi kuesioner setiap empat tahun tentang seberapa sering mereka makan makanan tertentu dan seberapa besar ukuran porsinya.

Secara keseluruhan, sebanyak 14.019 orang meninggal disebabkan oleh penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan, dan penyakit neurodegeneratif.

Ilustrasi makan steak, daging merah. (Shutterstock)
Ilustrasi makan steak, daging merah. (Shutterstock)

Hasilnya, ketika disesuaikan dengan usia dan faktor gaya hidup lainnya menunjukkan, peningkatan asupan daging merah sebesar 3,5 porsi per minggu selama delapan tahun dikaitkan dengan risiko kematian 10% lebih tinggi dalam delapan tahun berikutnya.

Jumlah daging olahan yang sama dikaitkan dengan risiko kematian 13% lebih tinggi, sementara daging yang tidak diolah dikaitkan dengan risiko 9% lebih tinggi. Tetapi mengganti satu porsi daging dengan ikan berarti mengurangi risiko kematian sebesar 17%.

"Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan sumber protein atau makan makanan nabati yang sehat seperti sayuran atau biji-bijian dapat meningkatkan umur panjang," studi menyimpulkan.

Para peneliti menekankan, karena ini adalah penelitian observasional sehingga penyebab pasti kematian tidak dapat ditentukan.

baca juga

Juga, karena semua peserta berkulit putih dan profesional perawatan kesehatan, hasilnya mungkin tidak mewakili seluruh populasi.

Meskipun ada keterbatasan, penelitian ini menambah bukti bahwa terlalu banyak daging merah dan olahan dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita.

Sebagai contoh, beberapa penelitian telah menunjukkan bagaimana makan meski hanya sedikit daging olahan secara rutin dapat meningkatkan risiko beberapa kanker mematikan.

Sebelumnya, pada April lalu para peneliti dari Universitas Oxford dan Cancer Research UK menemukan, orang yang makan 76 gram daging merah atau olahan per hari memiliki risiko 20% lebih tinggi terkena kanker usus daripada mereka yang rata-rata 21 gram sehari.

Risiko kanker usus juga naik menjadi 20% dengan setiap tambahan 25 gram daging olahan, sekitar satu strip bacon .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Singsot: Siulan Kematian, Lebih Panjang dan Lebih Mencekam

Singsot: Siulan Kematian, Lebih Panjang dan Lebih Mencekam

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 14:00 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka

Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:30 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bisakah Ganti Steak Sapi dengan Salmon Bantu Kurangi Emisi?

Bisakah Ganti Steak Sapi dengan Salmon Bantu Kurangi Emisi?

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

×