Dikira Flu Biasa, Anak 9 Tahun Meninggal Dunia setelah Pilek Seminggu

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 Juli 2019 | 17:15 WIB
Dikira Flu Biasa, Anak 9 Tahun Meninggal Dunia setelah Pilek Seminggu
Ilustrasi anak flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Flu atau pilek merupakan salah satu penyakit yang sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius, bahkan hingga kematian.

Seperti Tristan, anak laki-laki usia 9 tahun asal California ini meninggal dunia setelah menderita flu selama seminggu. Kematian Tristan membuat kedua orangtuanya terkejut, kebingungan, dan tak ingin ada anak lainnya yang mengalami hal sama seperti anaknya.

Mark Ang, ayah Tristan, mengaku sebelum meninggal anaknya menderita flu. Bahkan tidak ada tanda-tanda pilek yang serius sehingga Mark mengira anaknya hanya flu biasa.

Begitu pula dengan Angs, ibu Tristan yang tidak pernah menyangka anaknya meninggal akibat adenovirus. Saat Tristan sakit, ia hanya memberi obat tylenol dan motrin untuk meringankan gejala flu anaknya.

Perlu diketahui, ibu Tristan juga seorang perawat. Dia benar-benar tidak menyangka anaknya menderita adenovirus, bukan flu biasa.

"Kami terus menyalahkan diri sendiri, apa yang telah kami lakukan dan lewatkan?" katanya, dikutip dari Fox News.

Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)

Angs menceritakan awalnya mereka membawa Tristan ke rumah sakit. Saat periksa pertama kali, dokter mendiagnosis Tristan hanya mengalami dehidrasi dan diperbolehkan langsung pulang.

Namun, kondisi Tristan tak kunjung membaik dan ia membawanya kembali ke rumah sakit kedua kalinya. Saat itulah Tristan langsung menjalani perawatan di ruang intensif (ICU). Sang ayah bercerita Tristan mengalami pembengkakan otak dan jantungnya sudah berhenti sebanyak empat kali.

"Saat jantungnya mulai berhenti untuk keempat kalinya, itulah saya dan istri menyadari bahwa dia sudah sekarat," kata Mark.

baca juga
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Mark mengatakan saat itu pihak rumah sakit mengesampingkan tes meningitis sampai akhirnya dokter menemukan bahwa anaknya mengalami komplikasi adenovirus.

"Menurut dokter, virus itu bisa menyerang anak siapa pun. Bahkan anak paling sehat bisa meninggal dunia jika terkena virus tersebut," jelasnya.

Adenovirus adalah virus yang menyebabkan berbagai penyakit termasuk sakit tenggorokan, bronkitis, radang paru-paru (CDC).

Selain itu, virus ini juga bisa menyebabkan penyakit ringan hingga berat. Apalagi penderita yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dan riwayat sakit jantung atau pernapasan lebih berisiko mengalami komplikasi serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Konsumsi Daging Merah Akan Memperpendek Usia?

Sering Konsumsi Daging Merah Akan Memperpendek Usia?

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 10:10 WIB

Kenali Tanda-tanda Fisik Orang Akan Meninggal Dunia, Termasuk Nafsu Makan

Kenali Tanda-tanda Fisik Orang Akan Meninggal Dunia, Termasuk Nafsu Makan

Health | Senin, 08 Juli 2019 | 16:55 WIB

Gimana Flu Biasa Bisa Sebabkan Pneumonia? Ini Penjelasannya

Gimana Flu Biasa Bisa Sebabkan Pneumonia? Ini Penjelasannya

Health | Senin, 08 Juli 2019 | 11:59 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×