Menyusui Tapi Ingin Diet, Perhatikan Aturannya

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 22 Juli 2019 | 09:10 WIB
Menyusui Tapi Ingin Diet, Perhatikan Aturannya
Ilustrasi diet. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Berat badan naik saat hamil adalah hal yang wajar. Tapi, pada beberapa ibu, melahirkan tidak serta merta akan menurunkan berat badan. Malah, banyak di antara para ibu yang mengeluh berat badannya semakin naik setelah melahirkan. Ingin diet, tapi khawatir masih menyusui. Akankah memengaruhi jumlah ASI?

Dilansir dari laman breastfeeding.asn.au, diet saat menyusui boleh saja dilakukan. Tapi, tetap ada rambu-rambu yang harus diikuti. Seperti apa, sih, diet saat menyusui? Simak panduannya berikut ini.

1. Wajib memperbanyak buah dan sayuran
Buah-buahan akan menyuplai kebutuhan vitamin seperti B1, B2, B6, dan C, yang membantu menjaga ibu tetap sehat, sekaligus memastikan produksi ASI tetap lancar. Dan yang terpenting, buah kaya akan serat yang membantu tubuh menyerap vitamin dan mineral sekaligus melancarkan proses pencernaan.

Sayuran juga tidak boleh ketinggalan, terutama sayuran berdaun hijau seperti bayam, brokoli, kangkung, dan asparagus. Sayuran ini memiliki banyak nutrisi seperti kalium, folat, dan vitamin A yang berkontribusi pada fungsi dan pembelahan sel yang sehat.

Berapa banyak buah dan sayur yang harus dikonsumsi? Setidaknya tiga porsi buah dan sayuran setiap hari, dapat membantu Anda mendapatkan keseimbangan nutrisi yang tepat serta memberi energi untuk memenuhi kebutuhan ASI pada bayi.

2. Pilih protein tanpa lemak
Protein tanpa lemak menyediakan sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Sumbernya antara lain ayam, ikan, telur, susu, yogurt, keju, dan kacang kedelai.

Jadi jangan lupa untuk mengonsumsi tiga porsi protein tanpa lemak setiap hari, ya, Bu. Tubuh akan menyimpan protein berlebih sebagai lemak tubuh, sehingga jangan mengonsumsinya melebihi kebutuhan harian yang disarankan.

3.Sertakan lemak sehat
Lemak sehat bisa didapat dari kacang kenari, almond, dan alpukat. Sumber makanan ini juga kaya akan vitamin E, omega 3, omega 6, dan antioksidan, lho.

Anda bisa konsumsi beberapa iris alpukat saat makan siang, atau segenggam kacang sebagai camilan. Itu sudah cukup untuk mendapatkan semua lemak sehat yang Anda butuhkan.

4. Pastikan minum 8 gelas air setiap hari
Cukup minum akan menjamin ketersediaan ASI. meski begitu, bukan berarti ASI akan langsung berkurang jika Anda kurang minum.

Kurang minum akan menyebabkan dehidrasi, yang membuat tubuh akan memanfaatkan air yang ada pada persendian, otot, sistem pencernaan, dan darah. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut dan dapat berdampak pada produksi ASI.

Nah, itu dia 4 hal yang harus diperhatikan bila ibu menyusui mau diet untuk menurunkan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Berat Badan Susah Turun Meski Nggak Makan Nasi, Catat Ya!

5 Alasan Berat Badan Susah Turun Meski Nggak Makan Nasi, Catat Ya!

Health | Kamis, 18 Juli 2019 | 08:15 WIB

Lakukan Program Diet tapi Tidak Berhasil? Mungkin Anda Alami Hal Ini

Lakukan Program Diet tapi Tidak Berhasil? Mungkin Anda Alami Hal Ini

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:55 WIB

Simpel tapi Solutif, Tips Ampuh Ngemil Tanpa Mengganggu Diet

Simpel tapi Solutif, Tips Ampuh Ngemil Tanpa Mengganggu Diet

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 07:35 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB