Jefri Nichol Ditangkap Karena Ganja, Ini Risiko Di Balik Penggunaan Ganja

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:39 WIB
Jefri Nichol Ditangkap Karena Ganja, Ini Risiko Di Balik Penggunaan Ganja
Ganja yang dimiliki Jefri Nichol. [dok.polisi]

Suara.com - Aktor Jefri Nichol ditangkap polisi karena kasus narkoba. Dari tanggannya, polisi menyita barang bukti berupa ganja seberat 6 gram.

Ganja memang telah lama dikenal sebagai zat adiktif yang populer digunakan di kalangan selebritis lantaran efeknya yang dapat mengubah suasana hati. Tapi tentu ada alasan kenapa ganja kemudian menjadi barang haram dan tak dilegalkan.

Dilansir dari laman BBC, ganja memang dapat digunakan untuk tujuan pengobatan. Tetapi tetap ada bukti ilmiah yang kuat bahwa ganja dapat membahayakan kesehatan mental dan fisik penggunanya.

Meski ganja dapat memberi perasaan nyaman, tenang, dan mengantuk, namun dalam beberapa kasus, penggunaan ganja juga dapat meningkatkan kecemasan dan paranoia, yang menyebabkan kebingungan dan bahkan halusinasi, demikian menurut Royal College of Psychiatrists.

Selain itu, ada juga bukti kuat bahwa penggunaan ganja secara teratur dapat meningkatkan risiko pengembangan penyakit psikotik, seperti skizofrenia, terutama pada remaja, demikian disampaikan Dr. Marta di Forti dari King's College London.

Sebuah studi sebelumnya menunjukkan risiko psikosis lima kali lebih tinggi pada orang yang merokok ganja setiap hari dibandingkan dengan mereka yang bukan pengguna.

Tetapi hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak semua orang yang menggunakan ganja mengalami psikosis, dan faktanya, banyak juga orang yang didiagnosis dengan psikosis ternyata tidak pernah menggunakan ganja.

Apakah ganja menyebabkan kecanduan? Menurut bukti yang ada saat ini, jika digunakan secara teratur, ganja diperkirakan menyebabkan ketergantungan.

Bagi beberapa orang yang berhenti menggunakannya, ada gejala penarikan diri, sakaw, sulit tidur, perubahan suasana hati, lekas marah dan gelisah, demikian menurut Royal College of Psychiatrists.

"Orang-orang pada akhirnya memiliki masalah dengan hubungan. Ini berdampak pada kemampuan mereka untuk berfungsi dengan baik di tempat kerja atau sekolah," kata Prof. Celia Morgan, profesor psikofarmakologi di University of Exeter.

Semakin tinggi frekuensi seseorang mengonsumsi ganja, dampaknya dapat merusak ingatan dan kemampuan kognitif dalam jangka pendek, demikian menurut Prof Morgan.

Dan beberapa efek dari gangguan memori ini, walaupun ringan dan dapat diperbaiki, tampaknya tetap bertahan hingga 20 hari. Ini adalah waktu yang diperlukan bagi ganja untuk keluar dari tubuh melalui sistem pembuangan.

Meski demikian, tak dipungkiri bahwa ganja juga memberi manfaat kesehatan. Baru-baru ini, seorang bocah berusia 12 tahun dan enam tahun menjadi berita utama di surat kabar di Inggris. Keduanya dikatakan telah perawatan minyak ganja, dan hal itu membantu mengendalikan serangan epilepsi.

Laporan lainnya juga menemukan bukti bahwa perawatan ganja dapat membantu meringankan gejala nyeri kronis, multiple sclerosis, serta mual dan muntah pasca pengobatan kemoterapi.

Peneliti juga menemukan bukti moderat bahwa ganja dapat membantu mengatasi gangguan tidur, kurang nafsu makan, fibromyalgia, gangguan stres pasca-trauma, dan gejala Parkinson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap Karena Narkoba, Jefri Nichol Lenyap dari Instagram Vivo Indonesia

Ditangkap Karena Narkoba, Jefri Nichol Lenyap dari Instagram Vivo Indonesia

Tekno | Selasa, 23 Juli 2019 | 21:12 WIB

Begini Kronologi Penangkapan Jefri Nichol dalam Kasus Narkoba

Begini Kronologi Penangkapan Jefri Nichol dalam Kasus Narkoba

Entertainment | Selasa, 23 Juli 2019 | 20:22 WIB

Kasus Narkoba, Jefri Nichol Diciduk Polisi

Kasus Narkoba, Jefri Nichol Diciduk Polisi

Video | Selasa, 23 Juli 2019 | 20:16 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB