Disinggung Soal Defisit BPJS Kesehatan, Ini Tanggapan Menkes Nila

M. Reza Sulaiman

Kamis, 25 Juli 2019 | 20:25 WIB
Disinggung Soal Defisit BPJS Kesehatan, Ini Tanggapan Menkes Nila
Menteri Kesehatan Nila Moeloek bersama Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris bersiap menyampaikan keterangan pers di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (7/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Disinggung Soal Defisit BPJS Kesehatan, Ini Tanggapan Menkes Nila

Defisit yang dialami oleh BPJS Kesehatan menjadi beban tersendiri bagi pemerintah. Hingga 5 Desember 2018, pemerintah telah menggelontorkan dana Rp 52 triliun hanya untuk membantu defisit BPJS Kesehatan.

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek menyatakan memaklumi adanya defisit tersebut. Dikatakannya ada pola transisi selama lima tahun pemerintah dalam siklus kesehatan manusia yang dilayani oleh BPJS Kesehatan.

"BPJS defisit karena masa transisi lima tahun, orang keburu sakit, sakitnya katrastopik, sebenarnya bisa dicegah dengan gaya hidup," bebernya.

Namun demikian, dia enggan menjawab saat ditanya awak media terkait penyebab detail dan solusi untuk menambal kekurangan pendanaan BPJS kesehatan.

Ia juga menolak mengomentari persiapan sidang perdana gugatan oleh Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat dan sejumlah LSM, soal pencemaran polusi udara di Jakarta.

"Udahlah, kita lagi gak mau bahas itu, tadi udah bicara alga yang dibuat stres, nanti kulit saya malah jadi ikut hitam," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat membantu BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit. JK ingin keduanya bisa menjalin kerja sama.

JK menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki daya yang kuat ketimbang BPJS Kesehatan. Maklum saja, BPJS Ketenagakerjaan diperuntukan untuk jangka panjang hingga pensiun, sedangkan BPJS Kesehatan bertujuan untuk penyediaan biaya kesehatan saat pesertanya menjalani pengobatan di rumah sakit.

baca juga

Wapres JK berharap jika kerja sama itu terjalin dapat mewujudkan keinginan pemerintah memberikan kesejahteraan rakyat secara adil.

"Karena apabila satu pihak banyak kesejahteraan, satu defisit maka bebannya kepada negara, ke pemerintah," tutur JK.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ampuh dan Minim Efek Samping, Obat Kanker Atezolizumab Ditanggung BPJS?

Ampuh dan Minim Efek Samping, Obat Kanker Atezolizumab Ditanggung BPJS?

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:58 WIB

Menkes Resmikan Pabrik Bioteknologi Mikroalga Pertama di Asia Tenggara

Menkes Resmikan Pabrik Bioteknologi Mikroalga Pertama di Asia Tenggara

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 16:57 WIB

Pengobatan Kemoterapi Oral Kanker Otak Agung Hercules Ditanggung BPJS

Pengobatan Kemoterapi Oral Kanker Otak Agung Hercules Ditanggung BPJS

Health | Kamis, 27 Juni 2019 | 08:14 WIB

Terkini

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

×