Jangan Sepelekan Anak Sering Mengigau Moms, Bisa jadi Ini Penyebabnya

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 16:30 WIB
Jangan Sepelekan Anak Sering Mengigau Moms, Bisa jadi Ini Penyebabnya
Ilustrasi anak tidurmengigau. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan Sepelekan Anak Sering Mengigau Moms, Bisa jadi Ini Penyebabnya.

Tahukah Anda jika masalah tidur bukan hanya dimiliki oleh orang dewasa. Ternyata sebanyak 69% anak-anak berusia di bawah 10 tahun mengalami gangguan tidur, salah satunya mengigau.

Tak sedikit orangtua yang merasa khawatir karena sang anak sering mengigau dan berbicara sendiri ketika tidur.

Pada dasarnya, mengigau adalah hal normal yang tak membahayakan kesehatan psikologis anak. Namun, kondisi ini juga bisa menandakan adanya situasi tertentu yang menurunkan kualitas tidurnya. Inilah yang harus digali orangtua.

Penyebab anak sering mengigau

Saat mengigau, anak-anak dapat berbicara, tertawa, mengerang, atau menangis sambil tertidur lelap. Mereka tidak melakukan hal ini secara sadar dan akan lupa dengan sendirinya saat bangun tidur.

Anak-anak yang mengigau bisa terlihat seolah sedang bicara kepada diri sendiri atau mengobrol dengan orang lain. Perkataannya dapat berkaitan dengan percakapan atau ingatan masa lalu, atau tidak berkaitan sama sekali dengan apa pun.

Uniknya, beberapa anak mengigau dengan suara yang sama sekali berbeda dengan suara aslinya. Mereka bisa saja melontarkan kalimat lengkap, kata-kata acak, atau erangan tidak jelas yang sering kali terdengar lucu bagi orangtua.

Mengigau awalnya diduga berkaitan dengan pergantian fase tidur. Akan tetapi, para ilmuwan sekalipun belum yakin akan hal hal ini karena kenyataanya anak-anak dan orang dewasa bisa saja mengigau pada setiap fase tidur.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak sering mengigau dilansir dari Hello Sehat, diantaranya:

-Faktor keturunan dari orangtua yang sering mengigau
-Kelelahan, rasa cemas, dan stres
-Rasa antusias terhadap hal atau kegiatan tertentu
-Kurang tidur
-Demam
-Adanya gangguan psikologis
-Sedang menjalani pengobatan tertentu

Wajarkah jika anak mengigau setiap hari?

Jika anak Anda mengigau sesekali dalam seminggu, kondisi ini tergolong wajar. Anda baru perlu waspada akan pola tidur si kecil apabila ia mengigau setiap malam selama satu bulan berturut-turut.

Terlalu sering mengigau mungkin menandakan bahwa anak Anda mengalami gangguan tidur yang lebih serius, misalnya:

1. REM sleep behavior disorder (RBD)

Selama fase REM (rapid eye movement), tubuh mengalami lumpuh sejenak diiringi gerakan mata acak dan cepat. RBD menghilangkan fase kelumpuhan ini sehingga anak-anak dapat berteriak, marah, bahkan bertindak kasar saat bermimpi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menggemaskan, Begini Cara Google Rayakan Hari Anak Nasional 2019

Menggemaskan, Begini Cara Google Rayakan Hari Anak Nasional 2019

Tekno | Selasa, 23 Juli 2019 | 09:25 WIB

Anak Tak Mau Makan, Ayah Ini Punya Taktik Tersendiri, Yuk Coba

Anak Tak Mau Makan, Ayah Ini Punya Taktik Tersendiri, Yuk Coba

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 11:30 WIB

Sebelum Menitipkan Anak di Day Care,Ini 6 Kriteria Penting Diperhatikan

Sebelum Menitipkan Anak di Day Care,Ini 6 Kriteria Penting Diperhatikan

Health | Jum'at, 21 Juni 2019 | 10:35 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB