Akibat Makannya Lambat, Gadis 7 Tahun Disiksa Ibu Tiri Pakai Besi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 06:50 WIB
Akibat Makannya Lambat, Gadis 7 Tahun Disiksa Ibu Tiri Pakai Besi
Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]

Suara.com - Dongeng Cinderella yang mengisahkan tentang ibu tiri jahat ternyata masih juga terjadi di dunia nyata. Seorang gadis usia 7 tahun asal China meninggal dunia setelah disiksa oleh ibu tirinya.

Melansir dari World of Buzz, gadis bernama Guo Mou asal Cina ini dipukuli oleh ibu tirinya menggunakan batang besi selama satu jam hanya karena makan sangat lambat.

Anak itu mengalami luka memar yang cukup parah akibat pukulan sang ibu tiri hingga dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari China Press, Gou disiksa oleh ibu tirinya ketika mereka sedang makan siang sekeluarga. Saat itu Gou makan cukup lambat sampai beberapa kali ibu tirinya mengancam akan memukulnya.

"Jika kamu makan sangat lambat, aku akan memukulmu," kata sang ibu tiri ketika makan siang.

Namun, gadis cilik itu tidak segera melahap makanannya dengan cepat. Ibu tirinya yang sudah tidak sabar langsung membawa dia ke kamar dan menutup pintunya.

Ilustrasi anak disiksa (Shutterstock)
Ilustrasi anak disiksa (Shutterstock)

Ibu tirinya pun langsung memukul Guo menggunakan batang besi. Ayah Guo yang berada di luar kamar hanya terdiam mendengar anaknya disiksa istrinya di dalam kamar yang terkunci.

Ayah Guo terlalu takut untuk ikut campur dan menolong anaknya. Pasalnya, ayah Guo juga sempat mendapatkan pelecehan fisik dari istrinya.

Setelah istrinya selesai memukuli anaknya, ia segera masuk ke dalam kamar dan melihat putrinya terluka parah. Ia sempat berkelahi dengan istrinya dan pergi keluar untuk merokok.

Saat kembali pulang ke rumah, ia sempat memohon kepada istrinya untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Tetapi, sang istri malah melarang hal itu sampai akhirnya kondisi anaknya semakin kritis.

Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]
Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]

Ayah Guo kemudian baru bergegas ke rumah sakit. Sayangnya, usahanya sudah terlambat. Guo terlanjur sakit parah hingga tak bisa terselamatkan. Gadis cilik itu meninggal dunia tepat 10 menit setelah tiba di rumah sakit.

Kabarnya, orangtua kandung Guo telah bercerai sejak ia usia 2 bulan. Sejak itu pula, Guo diasuh oleh ayahnya seorang diri.

Seiring bertambahnya usia Guo, sang ayah berpikir anaknya membutuhkan seorang ibu. Pria itu lalu memutuskan menikah lagi untuk mendapatkan wanita yang bisa mengasuh dan menemani Guo.

Sayangnya, wanita yang dipilih sebagai ibu tiri Guo justru menyebabkan anaknya meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Pamit saat ke Makkah, Megawati Luapkan Tangis Mengenang Mbah Moen

Sempat Pamit saat ke Makkah, Megawati Luapkan Tangis Mengenang Mbah Moen

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:09 WIB

Mantan Menteri Era Presiden Soeharto, Cosmas Batubara Tutup Usia

Mantan Menteri Era Presiden Soeharto, Cosmas Batubara Tutup Usia

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 07:54 WIB

Polisi Buru Ibu Tiri Pelaku Penyiraman Air Panas ke Anaknya

Polisi Buru Ibu Tiri Pelaku Penyiraman Air Panas ke Anaknya

Jabar | Selasa, 28 Mei 2019 | 21:34 WIB

Bocah 7 Tahun Dianiaya Ibu Tiri, Terungkap Berkat Video Bu Guru

Bocah 7 Tahun Dianiaya Ibu Tiri, Terungkap Berkat Video Bu Guru

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 15:42 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB