Dilema Orangtua Zaman Now: Anak Minta Jam Tangan GPS, Belikan Tidak?

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:24 WIB
Dilema Orangtua Zaman Now: Anak Minta Jam Tangan GPS, Belikan Tidak?
Jam tangan GPS anak. (www.findmykids.org)

Suara.com - Jam tangan GPS sedang hits di kalangan anak-anak balita dan usia sekolah dasar. Jam tangan yang menurut iklannya bisa telepon, video call, dan bisa dipakai berenang karena anti air ini berhasil memukau jutaan anak dan membuat mereka akhirnya merengek pada orangtuanya agar dibelikan jam tangan tersebut.

Anda yang memiliki anak di segmen usia di atas, pasti paham dengan kegalauan massal para orangtua saat ini. Jam tangan GPS ini memang bukan sembarang jam tangan. Ini seperti halnya smartwatch untuk anak-anak, yang juga bisa dipakai untuk menelepon dan video call (jika dilengkapi dengan kamera!).

Berkat jam tangan GPS ini, para orangtua dapat tetap terhubung dengan anaknya sepanjang hari, bahkan mengetahui dengan tepat dan akurat keberadaan mereka lewat bantuan GPS tracker.

Tapi masalahnya, jam tangan ini dibanderol dengan harga yang tak murah. Salah satu merek yang saat ini sedang digandrungi anak-anak, imoo, membanderol jam tangannya mulai dari harga Rp 900 ribuan untuk tipe Y1 hingga Rp 3 jutaan untuk tipe Z5. Dan, kebanyakan anak akan menolak jam tangan tipe Y1 dengan alasan tidak ada kameranya, sehingga mereka tidak bisa melakukan video call. Jadi, harus dibelikan yang Rp 3 jutaan, gitu?

Menilik situasi dan kondisi di atas, tak heran kan, kalau orangtua akhirnya menjadi dilema. Beberapa bahkan memilih jalan pintas, dengan membelikan jam tangan GPS tiruan, yang meski sama-sama menggunakan jaringan internet 4G, akurasinya sangat tidak bisa diandalkan.

Nah, untuk Anda para orangtua yang masih dilema, artikel ini sama sekali tidak mendorong Anda membelikan jam tangan GPS untuk anak umur 5 tahun. Sekadar pertimbangan, apa saja keuntungan dan kekurangan yang akan didapat jika Anda menuruti rengekan si kecil. Ini dia, seperti dirangkum dari laman Watchful Dad.

1. Jam tangan GPS bisa jadi substitusi bagi anak yang masih terlalu muda untuk memiliki ponsel sendiri.
Ponsel masih tetap menjadi pilihan terbaik untuk berkomunikasi. Tapi, ketika masih terlalu dini untuk membekali anak dengan ponsel, jam tangan GPS ini bisa menjadi solusi. Cara mengoperasikan teleponnya pun sangat mudah, cukup menggeser layar hingga menemukan nama anggota keluarga yang sudah didaftarkan sebagai kontak.

2. Jam tangan GPS bisa menjadi pelindung virtual bagi anak.
Kekhawatiran terbesar orangtua adalah saat anaknya tidak berada di dekatnya. Jam tangan GPS, selain bisa mendeteksi keberadaan anak dengan akurat, juga umumnya dibekali teknologi geofencing atau pagar geografis virtual. Teknologi ini memungkinkan orangtua menyetel radius zona aman untuk anak, misalnya dihitung dari lokasi sekolah, rumah, atau lokasi Anda ketika jalan-jalan di mal atau pusat keramaian lainnya. Jadi, ketika anak keluar dari batas aman yang telah disetel sebelumnya, Anda akan mendapat alarm peringatan.

3. Jam tangan GPS bisa memuaskan keinginantahuan anak pada smartphone tanpa menjadi kecanduan.
Apa yang membuat anak-anak sangat menyukai smartphone? Karena kemampuan smartphone yang tanpa batas dalam menghibur dan memenuhi rasa ingin tahu anak. Nah, jam tangan GPS ini punya fungsi yang hampir mirip dengan smartphone, namun tanpa youtube atau games. Jika dilengkapi game pun, pastilah terbatas. Itu sebabnya, jam tangan GPS bisa jadi pemuas bagi anak yang penasaran dengan smartphone milik orangtuanya, tapi dengan fitur yang lebih terbatas atau sederhana. Ini yang jadi dilema, fitur sederhana, tapi harga melampaui ponsel berfitur setara.

4. Jam tangan GPS membatasi hanya orang-orang yang diijinkan saja yang bisa menghubungi anak.
Jika anak sudah diizinkan membawa ponsel sendiri, semua orang bisa menghubunginya, bahkan orang tak dikenal sekalipun. Begitu juga dengan berbagai pesan spam bisa masuk ke dalam inbox-nya. Tapi, jam tangan GPS biasanya punya fitur yang membatasi hanya kontak terdaftar saja yang bisa menghubungi anak, baik lewat panggilan suara maupun chat.

5. Jam tangan GPS bisa berfungsi sebagai informasi darurat bagi anak
Saat anak terpisah dari orangtuanya di keramaian, kebanyakan anak akan menangis karena tak tahu apa yang harus dilakukannya. Situasi seperti ini ditangkap oleh produsen jam tangan GPS untuk kemudian memasukkan fitur SOS pada produknya. Jadi, anak tinggal pencet SOS, dan notifikasi pun langsung muncul di ponsel orangtua, lengkap dengan lokasi akurat keberadaan anak.

Nah, itulah sekelumit hal yang perlu orangtua ketahui tentang jam tangan GPS yang sedang digandrungi anak-anak balita zaman now. Terlepas dari segala kelebihannya, keputusan ada di tangan Anda, karena secanggih apapun teknologi, sebaik-baiknya penjaga dan penghibur anak adalah orangtuanya. Iya kan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitur Class Mode imoo Amankan Anak dari Gangguan Saat Belajar

Fitur Class Mode imoo Amankan Anak dari Gangguan Saat Belajar

Tekno | Kamis, 01 Agustus 2019 | 12:25 WIB

Hits di Kalangan Anak-anak, Jam Tangan Pintar Ini Dilarang di Sekolah

Hits di Kalangan Anak-anak, Jam Tangan Pintar Ini Dilarang di Sekolah

Tekno | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:25 WIB

Sport Smartwatch Fossil Rilis di Indonesia

Sport Smartwatch Fossil Rilis di Indonesia

Tekno | Senin, 27 Mei 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB