Minum Jus Delima dan Jeruk Nipis, Bisa Cegah Kanker Payudara dan Lainnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 01 September 2019 | 15:31 WIB
Minum Jus Delima dan Jeruk Nipis, Bisa Cegah Kanker Payudara dan Lainnya!
Ilustrasi delima bagus untuk kesehatan paru-paru karena mengandung banyak antioksidan. (shutterstock)

Suara.com - Delima merupakan salah satu buah kaya manfaat yang sudah digunakan sebagai perawatan medis kuno untuk mengatasi berbagai penyakit. Buah delima mengandung kombinasi antioksidan, termasuk polifenol dan antosianin.

Kandungan antosianin dalam buah delima mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih besar dibandingkan dengan anggur merah dan teh hijau.

Dalam berbagai studi, dilansir dari Cancer Therapy Advisor, delima telah terbukti memengaruhi sel yang terlibat peradangan, proliferasi, tumorigenesis dan angiogenesis.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak dan jus delima memiliki aktivitas antikanker, terutama kanker payudara. Oleh karenanya, tanaman delima ini dipercaya mampu mencegah kanker payudara.

Penelitian tentang pengobatan sel kanker payudara dengan ekstrak delima menghasilkan penghambatan pertumbuhan sel kanker yang tergantung dosis dan sitotoksisitas. Hasil ini sama dengan penelitian lain yang menemukan ekstrak biji delima dalam mengurangi viabilitas sel kanker payudara.

Ilustrasi buah delima (shutterstock)
Ilustrasi buah delima (shutterstock)

Sebuah penelitian lainnya pun telah menemukan bahwa ekstrak delima bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara manusia melalui penghentian siklus sel di pos pemeriksaan G2/M yang menghasilkan apoptosis.

Studi lainnya lagi juga menemukan bahwa ekstrak kulit buah delima menghasilkan sitotoksisitas, mampu menghambat pertumbuhan, dan menurunkan viabilitas sel kanker payudara.

Sementara itu, ekstrak buah delima bisa menghambat estrogen dan progesteron yang reseptor negatif terhadap proliferasi, invasi dan motilitas sel kanker payudara. Artinya, hampir keseluruhan dari bagian tanaman delima memberikan manfaat untuk pencegahan kanker.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jeruk nipis. (Shutterstock)

Lalu, sebuah studi lain menunjukkan bahwa jus delima bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Namun, di sisi lain juga meningkatkan adhesi sel, mengurangi migrasi sel, dan menghambat kemotaksis.

baca juga

Melasir dari NCBI, sebuah penelitian juga menemukan jika jus buah delima dicampur dengan komponen lain dengan kandungan luteolin, ellagic acid atau asam punicic bisa menghambat proses metastasis sel kanker payudara.

Ada pula yang mempercayai mencampurkan jus buah delima dengan jeruk nipis atau lemon jauh lebih baik untuk kesehatan. Dilansir dari Taste Defined, campuran jus buah delima dengan jeruk nipis dan daun mint disebut bisa meningkatkan kekuatan dan vitalitas pria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lelaki Ini Buktikan Kanker Payudara Bisa Menyerang Kaum Adam

Lelaki Ini Buktikan Kanker Payudara Bisa Menyerang Kaum Adam

Health | Minggu, 01 September 2019 | 09:30 WIB

Tambah Usia Harapan Hidup, Ini Cara Kerja Trastuzumab pada Kanker Payudara

Tambah Usia Harapan Hidup, Ini Cara Kerja Trastuzumab pada Kanker Payudara

Health | Kamis, 29 Agustus 2019 | 08:30 WIB

Catat! Waktu Terbaik Periksa Payudara Deteksi Kanker

Catat! Waktu Terbaik Periksa Payudara Deteksi Kanker

Health | Rabu, 28 Agustus 2019 | 18:09 WIB

Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya

Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya

Health | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:31 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×