Top 5 Berita Kesehatan: Bakteri Baik Cerdaskan Otak, Popcorn Masuk Paru

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 08 September 2019 | 08:34 WIB
Top 5 Berita Kesehatan: Bakteri Baik Cerdaskan Otak, Popcorn Masuk Paru
Ilustrasi popcorn. (Shutterstock)

Suara.com - Siapa yang menyangka kalau bakteri baik seperti Lactobacillus Reuteri yang selama ini diyakini peneliti sangat baik untuk kesehatan pencernaan ternyata juga bisa mempengaruhi kecerdasan. Ya, studi terkini menemukan bahwa bakteri baik tersebut memang bisa pula memengaruhi otak anak, sehingga bisa lebih pintar.

Temuan terkini ini tentu saja menarik untuk diketahui banyak orang, terutama para orangtua. Ini pula yang menjadi alasan mengapa topik ini menjadi salah satu isu menarik yang diusung Suara.com dari kanal kesehatan.

Selain itu, ada lagi beberapa berita menarik lainnya dari kanal kesehatan yang perlu Anda baca. Apa saja? Berikut rangkumannya yang dihimpun Suara.com.

1. Dear Mama, Bakteri Jenis Ini Bisa Bikin Anak Pintar

Ilustrasi: tenyata ada bakteri baik yang bisa bikin otak anak jadi pintar. (Shutterstock)
Ilustrasi: tenyata ada bakteri baik yang bisa bikin otak anak jadi pintar. (Shutterstock)

Apa yang terpikirkan saat mendengar kata Bakteri? Tentunya sesuatu yang kotor menjijikan dan jadi penyebab penyakit.

Tapi sebetulnya, tidak semua bakteri buruk. Bakteri Lactobacillus Reuteri misalnya, sejenis bakteri baik atau lebih dikenal probiotik yang bisa menjaga pencernaan dalam tubuh, seperti mencegah diare dan konstipasi, khususnya pada anak-anak.

Baca selengkapnya

2. Memompa ASI Terlalu Keras, Kapiler dan Puting Payudara Aktris Ini Pecah!

Panward dan kedua buah hatinya (Instagram/@ppanward)
Panward dan kedua buah hatinya (Instagram/@ppanward)

Pompa ASI adalah cara lain untuk memberi makan bayi yang baru lahir. Meski tidak secara langsung dari payudara, bayi tetap mendapatkan manfaat langsung dari ASI.

Baru-baru ini, seorang aktris Thailand Panward Hemmanee menceritakan kisahnya saat bermasalah dengan pompa ASI.

Baca selengkapnya

3. Nenek 73 Tahun Lahirkan Bayi Kembar

Ilustrasi bayi kembar. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi kembar. (Shutterstock)

Seorang perempuan berusia 73 tahun di India bagian selatan telah melahirkan sepasang bayi perempuan kembar. Ia mengatakan kelahiran itu merupakan momen terbaik dalam hidupnya.

Proses persalinan itu dilakukan lewat operasi caesar pada Kamis (5/9/2019). Uma Shankar, dokter yang membantu persalinan, mengatakan baik ibu 73 tahun dan kedua bayinya dalam kondisi sehat.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Berita Kesehatan: Penyebab Perut Buncit, Melahirkan di Usia 74 Tahun

Top 5 Berita Kesehatan: Penyebab Perut Buncit, Melahirkan di Usia 74 Tahun

Health | Jum'at, 06 September 2019 | 19:15 WIB

Top 5 Berita Kesehatan: Kanker Usus Ibu Kiki Farrel, Makanan Pelancar ASI

Top 5 Berita Kesehatan: Kanker Usus Ibu Kiki Farrel, Makanan Pelancar ASI

Health | Kamis, 05 September 2019 | 19:18 WIB

5 Berita Hits Kesehatan: Bahaya Losion Abal-abal, Bulu Mata Penuh Tungau

5 Berita Hits Kesehatan: Bahaya Losion Abal-abal, Bulu Mata Penuh Tungau

Health | Rabu, 04 September 2019 | 19:08 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB